Pengendara di Malaysia Masih Bisa Nikmati BBM Bersubsidi

Senin, 8 Juni 2026 – 11:44 WIB

Kuala Lumpur, VIVA – Memanasnya konflik di Timur Tengah lagi-lagi bikin khawatir soal harga minyak dunia. Ketegangan politik di wilayah yang jadi pusat produksi minyak global ini bisa ganggu pasokan energi bikin harga BBM naik di banyak negara.

Sementara banyak pemerintah bersiap hadapi lonjakan harga energi dengan potong subsidi atau naikin harga BBM, Malaysia milih jalun yang beda. Negeri tetangga Indonesia ini ngaku pernah ngeluarin subsidi gede banget biar harga BBM tetep terjangkau buat rakyat pas dunia lagi krisis energi dan harga minyak melonjak.

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, bilang pemerintahnya gak setuju naikin harga BBM meski biaya subsidi membengkak gegara kenaikan harga minyak dunia. Kata dia, pemerintah milih nanggung bebannya sendiri daripada naroh beban ke masyarakat lewat kenaikan harga bahan bakar.

“Waktu harga minyak naik, kami bayar 5 miliar ringgit, 3 miliar ringgit per bulan, terus naik jadi 7 miliar ringgit per bulan sebelom turun ke 4 miliar ringgit per bulan,” ujar Anwar, dikutip VIVA Otomotif dari Paultan, Senin 8 Juni 2026.

Nilai itu setara puluhan triliun rupiah per bulan. Kalau subsidi 3 miliar ringgit dikasih selama 10 bulan, total anggaran yang harus disiapin pemerintah capai 30 miliar ringgit.

Anwar jelasn kalo dana itu didapet dari hemat anggaran dan usaha nurunin kebocoran keuangan negara. Jadi, pemerintah gak perlu nambah utang buat pertahanin subsidi energi tanpa beban besar.

Dia juga nolak usul beberapa pihak yang minta pemerintah utang demi jaga harga BBM tetep murah. Katanya, utang yang dibuat sekarang bakal jadi beban buat generasi mendatang. Makanya pemerintah milih cari solusi laen tanpe nambah tanggung jawab negara.

MEMBACA  Curhat Lisa Mariana: Aku Dulu Dipaksa Ayu Aulia untuk Gugurin Kandungan

Pernyataan ini jadi sorotan lagi sekarang, soal harga minyak dunia berpotensi tekanan gara-gara meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Situasi ini bikin banyak negara bush siapin skenario buat jaga stabilitas ekonomi domestik, termasok soal harga BBM.

VIVA.co.id
8 Juni 2026

Tinggalkan komentar