Joe Rogan Klaim Nancy Pelosi Lebih Andal Pilih Saham Dibanding Warren Buffett dan George Soros — ‘Dia Tak Pernah Salah, Bro’

Biasanya, untuk mengalahkan pasar saham ada caranya—perlu kesabaran, diversifikasi, dan waktu. Tapi kemudian ada percakapan di podcast yang membuat ide itu jadi dipertanyakan.

Dalam episode Juli 2022 “The Joe Rogan Experience,” Joe Rogan berkomentar tentang transaksi saham yang dikaitkan dengan keluarga Nancy Pelosi dengan perbandingan yang blak-blakan:

“Kamu tahu nggak kalo dia lebih jago pilih saham daripada Warren Buffett dan George Soros? Dia nggak pernah salah, bro. Dia harusnya berhenti dari pekerjaannya sekarang.”

Komentar itu muncul saat diskusi dengan komedian Andrew Schulz, yang mempertanyakan waktu transaksi yang bertepatan dengan kebijakan besar di bidang semikonduktor.

“Dan tepat sebelum mereka umumkan ini, suami Nancy Pelosi, karena dia mungkin dapat informasi dari dalam, beli saham Nvidia senilai $5 juta karena tahu harganya akan naik. Itu gila,” kata Schulz. “Hubungan antara Nancy Pelosi dengan insider trading dan suaminya itu gila.”

Rogan membalas dengan perbandingan tadi, lebih sebagai reaksi terhadap transaksi itu daripada analisis keuangan mendetail.

Pelosi sudah jadi anggota Kongres sejak 1987, dengan gaji antara $174.000 sampai $223.500 saat dia jadi Ketua DPR. Suaminya, Paul Pelosi, mengelola investasi lewat perusahaan modal ventura Financial Leasing Services.

Laporan keuangan menunjukkan kepemilikan saham di perusahaan besar seperti Nvidia (NVDA), Apple (AAPL), Microsoft (MSFT), dan Amazon (AMZN), plus aset properti yang nilainya besar. Perkiraan kekayaan bersih mereka bervariasi, tapi banyak yang menyebutkan ratusan juta dolar.

Beberapa laporan menunjukkan portofolio saham mereka berkembang dari di bawah $1 juta di akhir tahun 1980-an jadi lebih dari $100 juta. Pertumbuhan sebesar itu sering dibandingkan dengan investor ternama, meski sumber keuntungannya masih jadi perdebatan publik.

MEMBACA  Enphase Energy (ENPH) Melonjak 35% Seiring Laba Melesat

Pembahasannya nggak cuma tentang satu keluarga. Ini berkaitan dengan apakah anggota Kongres harusnya boleh dagang saham individual sama sekali.

Undang-undang STOCK Act mewajibkan pelaporan transaksi dalam 45 hari dan melarang insider trading. Tapi undang-undang itu tidak melarang anggota kongres atau pasangannya memiliki atau memperdagangkan saham individual.

Dalam sidang-sidang terakhir, para pembuat undang-undang mengajukan usulan untuk membatasi atau melarang perdagangan itu, seringkali hanya memperbolehkan dana terdiversifikasi atau sekuritas pemerintah. Beberapa usulan juga memasukkan waktu pelaporan yang lebih ketat dan sanksi.

Hingga awal tahun 2026, usulan-usulan tersebut belum sepenuhnya diberlakukan.

Komentar Rogan menangkap reaksi terhadap satu contoh, tapi masalah yang lebih besar masih belum terselesaikan. Kesenjangan antara pelayanan publik dan investasi pribadi terus menarik perhatian, dan aturan yang mengatur hal itu masih diperdebatkan.

Pada tanggal publikasi, Jeannine Mancini tidak memiliki (baik langsung maupun tidak langsung) posisi dalam sekuritas apa pun yang disebut dalam artikel ini. Semua informasi dan data dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasional. Artikel ini awalnya diterbitkan di Barchart.com

Tinggalkan komentar