Indonesia Fokus pada Pendanaan untuk Proyek Pembuatan Kapal Didukung Inggris

Jakarta (ANTARA) – Rencana Indonesia untuk mengembangan sekitar 1.500 kapal penangkap ikan dalam program Kemitraan Maritim (MPP) bersama Inggris masih dalam tahap awal, fokus pada opsi pembiayaan, kata seorang menteri.

Usai bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, Selasa, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menekankan bahwa pelaksanaannya memerlukan waktu, karena butuh perencanaan dan proses administratif lintas kementrian.

Dia menjelaskan bahwa urusan pembiayaan akan ditangani dulu oleh Kementerian PPN/Bappenas, kemudian oleh Kementerian Keuangan.

Trenggono menambahkan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) baru akan menerjemahkan rencana itu menjadi proyek nyata setelah pembiayaan selesai.

Selain pembiayaan, dia menyebut KKP telah meluncurkan analisis untuk menilai kesiapan industri galangan kapal dalam negeri mendukung MPP.

Dia berharap persiapan bisa diselesaikan dengan cepat agar sesuai dengan jangka waktu dua tahun kemitraan bilateral ini.

Pemerintah Indonesia dan Inggris menyepakati kerja sama maritim ini saat kunjungan Presiden Prabowo ke London pada Januari lalu.

Setelah bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, presiden mengumumkan bahwa Inggris setuju membantu Indonesia meningkatkan kapasitas angkatan laut dan membangun 1.500 kapal penangkap ikan untuk memperkuat ketahanan pangan.

“Mereka akan mendukung rencana kita membangun 1.500 kapal penangkap ikan, karena kita ingin berinvestasi dalam skala besar,” kata Prabowo kepada pers di Lancaster House, London, tanggal 20 Januari.

Dia menegaskan, melengkapi nelayan Indonesia dengan kapal yang lebih andal adalah kunci untuk meningkatkan hasil tangkapan ikan dan tingkat konsumsi protein masyarakat.

“Kami sangat puas dengan kemitraan maritim ini. Saya yakin ini akan menjadi bagian penting dari pengembangan ekonomi maritim kita,” tambahnya.

Keesokan harinya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan pemerintah memperkirakan inisiatif pembangunan kapal bilateral ini dapat menciptakan sekitar 600.000 lapangan kerja di seluruh Indonesia.

MEMBACA  Kode Promo dan Penawaran B&H untuk November 2024

Tinggalkan komentar