Reaksi Stephen Colbert Atas Ancaman Trump ke Iran Soal Penutupan Selat Hormuz di Hari Paskah

Stephen Colbert memberikan tanggapan terkait ancaman Presiden Donald Trump untuk menghancurkan pembangkit listrik dan jembatan di Iran. Dalam unggahannya di Truth Social pada hari Minggu Paskah, Trump mengumumkan bahwa AS akan menyerang Iran pada hari Selasa, dengan pernyataan yang bombastis. Colbert menyoroti bahwa aksi Trump yang “100 persen mengamuk tanpa kendali di internet” justru merusak suasana Paskah yang seharusnya khidmat.

Dalam postingannya, Trump menulis dengan nada kasar dan mengancam, sambil diselingi kalimat pujian yang kontras. Colbert berkomentar bahwa tidak setiap hari sebuah stasiun televisi harus menyensor kata-kata seorang presiden yang sedang menjabat, sebuah fenomena yang langka sejak era Presiden Truman.

Colbert juga mengulas riwayat pesan-pesan Trump mengenai Iran yang berubah-ubah. Meski sempat menyatakan ketidaktertarikan AS dalam urusan Selat Hormuz, Trump kemudian memberi ultimatum berulang kali dengan ancaman serangan militer. Namun, setiap kali tenggat waktu tiba, ia justru mengulur-ulur keputusan. Colbert mengejek pola ini dengan menyamakannya dengan taktik manipulatif emosional ala orang tua.

Di segmen lain, Colbert masih mengikuti misi bersejarah NASA, Artemis II, ke bulan. Misi ini menghadapi kendala teknis tak terduga pada sistem toilet pesawat. Colbert berkelakar bahwa para astronot memang telah dilatih menghadapi situasi serupa, dan solusi yang dilakukan kru—memutar pesawat agar sinar matahari menghangatkan pipa yang membeku—ternyata sederhana namun efektif.

MEMBACA  KTT Ini Berarti Besar bagi Trump, Putin, dan Ukraina

Tinggalkan komentar