Fitnah Paling Dahsyat yang Menggoyangkan Iman di Akhir Zaman

loading…

Secara bahasa, Duhaima artinya gelap gulita. Kemunculan fitnah ini sudah dikabarkan oleh Rasulullah SAW sebagai tanda akhir zaman sudah dekat. Banyak riwayat yang menceritakan tentang fitnah, bencana, kekacauan, peperangan, dan pembunuhan. (Foto ilustrasi)

Penting bagi umat Muslim untuk mengenal Duhaima. Apa itu Duhaima? Benarkah kedatangannya menandakan kemunculan Dajjal sudah dekat?

Duhaima adalah fitnah paling dahsyat yang akan terjadi di akhir zaman, termasuk semakin dekatnya kemunculan Dajjal. Arti katanya adalah kelam atau gelap. Kemunculannya sudah diberitakan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam sebagai tanda mendekatnya akhir zaman dan hari kiamat besar. Riwayat-riwayat itu bercerita tentang fitnah, petaka, huru-hara, perang, dan pembunuhan.

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda:

إِنَّ بَيْنَ يَدَيْ السَّاعَةِ فِتَنًا كَقِطَعِ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ يُصْبِحُ الرَّجُلُ فِيهَا مُؤْمِنًا وَيُمْسِي كَافِرًا وَيُمْسِي مُؤْمِنًا وَيُصْبِحُ كَافِرًا الْقَاعِدُ فِيهَا خَيْرٌ مِنْ الْقَائِمِ وَالْمَاشِي فِيهَا خَيْرٌ مِنْ السَّاعِي فَكَسِّرُوا قِسِيَّكُمْ وَقَطِّعُوا أَوْتَارَكُمْ وَاضْرِبُوا سُيُوفَكُمْ بِالْحِجَارَةِ فَإِنْ دُخِلَ يَعْنِي عَلَى أَحَدٍ مِنْكُمْ فَلْيَكُنْ كَخَيْرِ ابْنَيْ آدَمَ

“Sesungguhnya, menjelang Kiamat akan ada fitnah-fitnah bagaikan potongan malam yang gelap. Seseorang di pagi hari dalam keadaan beriman, tapi di sore hari menjadi kafir. Atau di sore hari beriman, tapi di pagi hari kafir. Orang yang duduk saat itu lebih baik dari yang berdiri, yang berdiri lebih baik dari yang berjalan, dan yang berjalan lebih baik dari yang berlari. Maka, patahkanlah busur kalian, potonglah tali busurnya, dan tumpulkan pedang kalian dengan batu. Jika salah seorang dari kalian memasuki fitnah ini, hendaklah ia menjadi seperti anak terbaik dari dua anak Adam (seperti Habil, bukan Qabil).” [HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, Al-Fitan, Ahmad, dan Hakim]

MEMBACA  Presiden Serukan Investasi dan Lapangan Kerja di Luar Jakarta

Baca juga: Waria Bertobat : Bagaimana Kedudukan Transgender dalam Islam?

Dalam sebuah hadis disebutkan: “Ketahuilah, sesungguhnya fitnah itu datang dari sini, fitnah itu dari sini, dari arah terbitnya tanduk setan.” [HR. Bukhari (3279) Bad’ul-Khalqi, Muslim Al-Fitan wa Asyrathu’s-Sa’ah]

Fitnah yang Mengguncang Keimanan

Secara bahasa, fitnah bisa berarti ujian, cobaan, bencana, atau siksaan. Dalam riwayat diatas, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassallam memperingatkan umatnya untuk waspada pada fitnah yang bisa menggoyahkan keimanan mereka.

Dikutip dari buku “Misteri Zikir Akhir Zaman” yang disunting Abu Fatiah Al-Adnani, dijelaskan bahwa gambaran fitnah seperti potongan malam yang pekat menunjukkan betapa berat dan berbahayanya fitnah tersebut. Ini adalah peringatan penting bagi setiap Muslim bahwa banyaknya fitnah yang menyebabkan kemurtadan adalah tanda akhir zaman sudah dekat.

Ada riwayat yang menjelaskan tentang fitnah Duhaima’ yang bisa membuat kaum Muslimin, setelah imannya kuat, justru terjerumus dalam kekufuran. Riwayat tentang fitnah Duhaima’ menceritakan masa-masa yang akan dihadapi kaum Muslimin menjelang kemunculan Dajjal untuk menebar fitnah dan kekacauan di dunia.

Tinggalkan komentar