Perusahaan Sigma Lithium (NASDAQ: SGML) termasuk dalam Daftar Saham Lithium: 9 Saham Lithium Terbesar.
Pada 26 Februari, Blue Orca mengumumkan posisi short mereka di Sigma Lithium. Mereka khawatir karena catatan pengadilan di Brasil yang menunjukkan ada gugatan hukum dan masalah regulator yang tidak diungkapkan sebelumnya. Ini termasuk tuntutan dari kreditor dan risiko teknis yang bisa ganggu operasi tambang mereka. Setelah laporan ini, harga sahamnya turun tajam, karena investor jadi lebih peka terhadap risiko tata kelola dan operasional perusahaan.
Kemudian, pada 20 Maret 2026, Sigma Lithium umumkan mereka mulai lagi penjualan konsentrat lithium oksida bermutu tinggi. Ini menandai kembalinya tingkat produksi yang stabil dan peran penting mereka dalam rantai pasok baterai. Perusahaan mengharapkan pendapatan dari sekitar 28.000 ton konsentrat premium, dengan harga rata-rata sekitar $1.712 per ton. Selain itu, Sigma juga melakukan penjualan pertama mereka untuk 400.000 ton lithium fines (kualitas rendah), yang diperkirakan akan menghasilkan keuntungan sekitar $20 juta. Mereka juga masih punya persediaan lagi yang bisa jadi tambahan pendapatan. Ini menunjukkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang dari bahan yang sebelumnya kurang dimanfaatkan.
Sigma Lithium Corporation adalah produsen lithium yang fokus mengembangkan sumber daya lithium berkemurnian tinggi di Brasil. Meskipun ada gejolak jangka pendek karena kekhawatiran eksternal, kemajuan operasional mereka, peningkatan ritme produksi, dan inovasi dalam memanfaatkan limbah tambang (tailings) menunjukkan potensi mereka untuk menghasilkan arus kas yang kuat. Mereka bisa manfaatkan permintaan lithium yang terus tumbuh, sehingga prospek investasi jangka panjangnya tetap baik.
BACA SELANJUTNYA: 13 Saham AI Terbaik untuk Dibeli Sekarang dan 10 Saham Teknologi Paling Ter undervalue Menurut Analis.
Pengungkapan: Tidak ada. Ikuti Insider Monkey di Google News.