Para Astronot Artemis II Berhasil Menguak Wajah Tergelap Bulan

Astronot Artemis II Berhasil Ungkap Sisi Tergelap Bulan

NEW YORK – Keempat astronot Artemis II secara bersamaan menjalankan misi bersejarahnya dan menangani masalah sehari-hari seperti memperbaiki toilet dan kesalahan email saat berada di lingkungan tanpa gravitasi.

Dalam perjalanan mereka untuk menaklukkan ruang angkasa dan mencapai Bulan, keempat astronot di pesawat Orion dalam misi Artemis II harus menemukan cara untuk mempertahankan rutinitas yang biasa, seperti minum smoothie, mengambil foto dengan ponsel, menangani email yang bermasalah, dan bahkan memperbaiki toilet yang rusak.

Di ruang hidup sempit yang ukurannya kira-kira sebesar dua mobil van, semua aktivitas berlangsung dalam kondisi tanpa bobot.

Bagi Christina Koch, wanita pertama yang terbang keluar angkasa, perjalanan 10 hari itu seperti "berkemah di luar angkasa," di mana kerja sama tim dan kemampuan beradaptasi sangat penting.

Daftar perbekalan di dalam pesawat mencakup 58 tortilla, 43 cangkir kopi, daging sapi panggang, lima jenis saus cabai—dan satu toilet.

Tidak seperti misi Apollo sebelumnya—di mana para astronot menggunakan kantong sampah dan meninggalkannya di permukaan bulan—ini adalah pertama kalinya penerbangan luar angkasa dilengkapi dengan sistem sanitasi lengkap.

Namun, toilet ini tiba-tiba mengalami kerusakan dan diperbaiki oleh Christina Koch. Dengan nada becanda, ia menyebut dirinya sebagai "tukang ledeng luar angkasa."

MEMBACA  Kehebatan Tersembunyi Nova Arianto di Tiga Laga Timnas Indonesia U-17

Tinggalkan komentar