Sabtu, 4 April 2026 – 22:33 WIB
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sedang melakukan pencarian terhadap pilot pesawat F-15 Amerika Serikat yang berhasil ditembak jatuh di wilayah barat daya Iran pada Jumat, 3 April 2026. Iran bahkan menjanjikan hadiah yang sangat besar bagi siapapun yang bisa menangkap awak pesawat AS itu dalam keadaan hidup.
Salah satu awak dari jet tempur F-15E berkursi dua telah berhasil diselamatkan pada hari Jumat. Namun, pencarian untuk awak kedua masih terus dilakukan, menurut pejabat AS seperti dilansir Guardian. Tawaran hadiah ini disebarkan lewat media-media yang berafiliasi dengan pemerintah Iran, yang meminta bantuan warga sipil untuk menemukan dan menangkap pilot yang masih hilang.
"Warga yang terhormat dan tercinta di provinsi Kohgiluyeh dan Boyer-Ahmad, jika Anda menangkap pilot musuh dalam keadaan hidup dan menyerahkannya ke polisi atau pasukan militer, Anda akan mendapatkan hadiah dan bonus yang sangat berharga," ujar seorang reporter televisi Iran.
Insiden ini terjadi setelah Iran mengklaim berhasil menembak jatuh jet tempur F-15E milik AS di wilayahnya. Dari dua awak pesawat, satu pilot telah diselamatkan dalam operasi militer, sementara satunya lagi masih hilang dan menjadi target pencarian kedua belah pihak.
Bersamaan dengan itu, media Iran juga menyiarkan imbauan kepada masyarakat untuk ikut serta dalam pencarian pilot tersebut dengan imbalan uang yang jumlahnya sangat besar. Nilai hadiah yang ditawarkan disebutkan mencapai sekitar 10 miliar toman atau setara 60.000 dolar AS (sekitar Rp1,2 miliar).
Ini merupakan kemunduran besar bagi AS karena ini adalah pertama kalinya sebuah jet tempur AS ditembak jatuh dalam perang yang dilancarkan oleh AS dan Israel lewat serangan ke Tehran pada 28 Februari — bahkan bisa dibilang pertama kalinya dalam 23 tahun sebuah pesawat militer Amerika ditembak jatuh dalam konflik apapun.
Situasi ini sekarang berpotensi berubah menjadi situasi penyanderaan bagi AS di minggu keenam perang, hanya beberapa hari setelah Presiden Donald Trump mengancam akan membom Iran "kembali ke Zaman Batu". Iran telah membalas dengan rudal dan meme, yang setidaknya telah membuat konflik militer dan opini publik tentangnya menjadi jalan ditempat.
Halaman Selanjutnya
Lebih lanjut, media pemerintah Iran juga menyebutkan sebuah pesawat serang A-10 AS jatuh setelah terkena tembakan dari pertahanan Iran. Pilot pesawat A-10 Warthog tersebut berhasil menyelamatkan diri dengan eject saat pesawatnya jatuh di wilayah Kuwait setelah terkena tembakan Iran.