Proyektil Mendarat Dekat Pembangkit Nuklir Bushehr Iran, Tewaskan Satu Orang: Laporan IAEA

Teheran menyatakan ini merupakan serangan keempat di sekitar pembangkit nuklir menyusul perang AS-Israel terhadap Iran.

Diterbitkan Pada 4 Apr 20264 Apr 2026

Satu orang tewas akibat serpihan proyektil setelah serangan gabungan Amerika Serikat-Israel menyasar lokasi dekat pembangkit nuklir Bushehr Iran, sebagaimana dilaporkan Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Badan tersebut, mengutip konfirmasi dari otoritas Iran, menyatakan dalam sebuah pernyataan di X bahwa “tidak ada peningkatan level radiasi” pasca serangan pada Sabtu tersebut.

Rekomendasi Cerita

daftar 4 itemakhir daftar

Kemudian pada hari Sabtu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengklaim fasilitas Bushehr telah “dibom” empat kali sejak perang meletus, mengkritik apa yang disebutnya sebagai kurangnya kepedulian terhadap keamanannya.

Serangan ini terjadi seiring AS dan Israel yang semakin menggiatkan target mereka terhadap situs industri Iran, meski para ahli telah memperingatkan risiko tinggi dari menyerang fasilitas nuklir atau petrokimia.

Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi menyatakan “keprihatinan mendalam atas insiden yang dilaporkan dan menegaskan bahwa situs [nuklir] atau area sekitarnya tidak boleh diserang, dengan catatan bahwa bangunan tambahan di lokasi mungkin mengandung peralatan keselamatan vital”, demikian bunyi pernyataan itu.

Grossi juga mengulangi “seruan untuk pembatasan militer maksimum guna menghindari risiko kecelakaan nuklir,” tambah IAEA.

Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) mengonfirmasi insiden tersebut, juga melalui unggahan di X.

Sebuah bangunan “tambahan” di lokasi mengalami kerusakan, tetapi bagian utama pembangkit listrik tidak terdampak oleh serangan, demikian pernyataan lembaga pemerintah itu, dengan menambahkan bahwa korban tewas adalah anggota personel keamanan.

Ini merupakan kali keempat situs tersebut diserang sejak dimulainya perang AS dan Israel terhadap Iran, catat AEOI.

Pembangkit Bushehr merupakan satu-satunya pembangkit listrik tenaga nuklir operasional Iran. Terletak di kota Bushehr yang berpenduduk 250.000 jiwa, dan merupakan salah satu simpul industri dan militer terpenting Iran.

MEMBACA  Dia berusia 98 tahun, dan Berjalan Melewati Mayat untuk Melarikan Diri dari Serangan Rusia

Sementara itu, serangan AS dan Israel pada Sabtu menghantam beberapa pabrik petrokimia di wilayah Khuzestan selatan, sebuah pusat energi penting, menurut media Iran.

Setidaknya lima orang dilaporkan terluka.

Ledakan terdengar, dan asap terlihat membubung setelah misil menghantam beberapa lokasi di Kawasan Ekonomi Khusus Petrokimia Mahshahr.

Kompleks petrokimia Bandar Imam milik negara, yang memproduksi bahan kimia, gas petroleum cair (LPG), polimer, dan berbagai produk lainnya, diserang dan mengalami kerusakan, dilaporkan kantor berita Mehr Iran.

Sebuah gubernur provinsi di Khuzestan menambahkan bahwa perusahaan petrokimia Fajr 1 dan 2, serta fasilitas terdekat lainnya, juga terkena, menurut kantor berita Fars. Tingkat kerusakan belum jelas.

Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah menembak jatuh drone MQ-1 di atas provinsi Isfahan tengah pada Sabtu, beberapa jam setelah otoritas menyatakan mereka memaksa dua pesawat tempur AS mendarat darurat.

Isfahan, yang menjadi lokasi konversi uranium bawah tanah dan situs riset, merupakan salah satu dari tiga fasilitas yang dibom selama serangan AS dan Israel terhadap Iran pada Juni tahun lalu.

Tinggalkan komentar