BGN Tangani Pengobatan, Tangguhkan Dapur MBG Usai Keracunan Makanan

Jakarta (ANTARA) – Badan Gizi Nasional (BGN) Indonesia mengonfirmasi kejadian keracunan makanan yang terkait program Makanan Bergizi Gratis di Jakarta Timur. Lebih dari 70 guru dan siswa terdampak, dan BGN berjanji akan menanggung semua biaya pengobatan.

Wakil Kepala BGN untuk Komunikasi Publik dan Penyelidikan, Nanik Sudaryati Deyang, menyatakan pada Sabtu bahwa lembaga telah mengambil tindakan cepat, termasuk menghentikan sementara dapur yang bertugas menyiapkan makanan tersebut.

“Kami memohon maaf atas kejadian ini. BGN akan menanggung seluruh biaya perawatan korban,” ujarnya di Jakarta.

Untuk mencegah kasus serupa, operasi di dapur SPPG di Pondok Kelapa dihentikan sementara waktu.

“Kami telah menangguhkan fasilitas tersebut karena kondisinya tidak memadai, termasuk tidak adanya sistem pengolahan air limbah yang layak,” kata Deyang.

Insiden ini pertama dilaporkan pada Jumat (3 April), setelah guru dan siswa mengalami gejala seperti sakit perut, diare, dan mual usai mengonsumsi makanan yang dibagikan sehari sebelumnya.

Menu yang disajikan mencakup spaghetti Bolognese, bakso, telur orak-arik, tahu, sayur campur, dan stroberi.

Temuan awal mengindikasikan makanan mungkin tidak disajikan dalam kondisi yang optimal.

Deyang mengatakan jeda waktu yang lama antara proses memasak dan pendistribusian kemungkinan menurunkan kualitas makanan dan meningkatkan risiko kesehatan.

BGN menyatakan akan memperketat pengawasan dan memastikan kepatuhan yang lebih ketat terhadap standar keamanan pangan di semua dapur program.

Lembaga ini menekankan bahwa kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki prosedur operasional.

Terpisah, Gubernur Jakarta Pramono Anung mengonfirmasi bahwa 72 orang menjalani perawatan di tiga rumah sakit.

Berbicara di RSUD Duren Sawit, Jakarta Timur, ia menyatakan bahwa mereka yang terdampak menerima makanan yang didistribusikan ke empat sekolah, termasuk satu SMA dan tiga SD.

MEMBACA  Spesifikasi dan Harga Mobil Aurus yang Diberikan Putin kepada Kim Jong Un

Ia menambahkan bahwa pemerintah Jakarta akan berkoordinasi erat dengan BGN dan fasilitas kesehatan untuk memastikan penanganan dan pemantauan yang tepat.

Berita terkait: Kasus keracunan makanan di program makan gratis menurun: BGN

Berita terkait: Kemenkes laporkan penurunan tajam kasus keracunan makanan MBG

Penerjemah: Lintang Budiyanti, Tegar Nurfitra
Editor: Rahmad Nasution
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar