Sepak bola Iran mengalami pekan yang positif dalam perjalanan berlikunya menuju pertandingan Piala Dunia di Amerika Serikat pada bulan Juni.
Pertemuan tatap muka pertama dengan Presiden FIFA Gianni Infantino sejak AS dan Israel memulai perang terhadap Iran pada 28 Februari menghasilkan kemajuan nyata dalam diplomasi sepakbola di penghujung bulan yang penuh ketegangan.
Siaran pers yang optimis dari federasi sepak bola Iran mengenai pertemuan di Turkiye itu tidak menyebutkan sama sekali mengenai pemindahan laga Piala Dunia ke Meksiko — sebuah topik yang berulang kali ditepis oleh Infantino selama dua pekan terakhir.
Infantino juga menawarkan bantuan konkret bagi skuad untuk mempersiapkan Piala Dunia dalam dua bulan ke depan. Mayoritas pemain Iran masih berseragam klub-klub liga nasional, yang telah dihentikan selama perang.
Tuan rumah Piala Dunia Iran di Arizona, AS, menyatakan minggu ini bahwa mereka terus melanjutkan peningkatan fasilitas kamp latihan serta rencana keamanan lokal dan federal – seraya menggemakan mantra “tetap pada jadwal” yang digunakan FIFA.
Infantino tetap berada di resor pantai Antalya, Turkiye, untuk menyaksikan Iran menghajar Kosta Rika 5-0 dalam laga persahabatan.
Jelas, dua bulan ke depan penuh ketidakpastian bagi tim Iran dan bangsa itu sendiri, di tengah pesan-pesan campur aduk mengenai intensi AS dalam perang.
Namun, wacana mengenai pemboikotan Iran terhadap ajang terbesar sepakbola atau upaya memindahkan pertandingannya dari Los Angeles dan Seattle ke Meksiko, telah mereda.
Delegasi Iran dijadwalkan tiba di kamp latihan mereka di Tucson, Arizona, selambat-lambatnya pada 10 Juni untuk turnamen yang berlangsung 11 Juni hingga 19 Juli.
Perang seketika itu mempertanyakan kemampuan dan kesediaan Iran untuk memenuhi partisipasi Piala Dunia yang diraihnya pada Maret 2025 sebagai salah satu tim terbaik di Asia.
Pada paruh pertama Maret, pejabat pemerintah beragam menyatakan bahwa tim tidak dapat bermain di Piala Dunia, tidak dapat bepergian ke AS, dan bahwa FIFA semestinya memindahkan laga Iran ke Meksiko yang menjadi tuan rumah bersama.
Juru bicara Asosiasi Sepak Bola Iran tidak menanggapi permintaan komentar pada Kamis. Iran belum menarik pendaftarannya dari FIFA.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum tampaknya menyiratkan kemungkinan untuk menjadi tuan rumah laga Iran, tanpa menganjurkan perubahan jadwal Piala Dunia yang belum pernah terjadi di menit-menit akhir.
Presiden AS Donald Trump menambah kebingungan dengan pesan yang berbelit. Ia berkata, “Saya sungguh tidak peduli” jika Iran datang ke Piala Dunia, lalu menyatakan bahwa para pemain tidak aman, yang tampaknya maksudnya mereka berisiko mendapat pembalasan rezim di dalam negeri. Ia kemudian berlanjut dengan janji bahwa para pemain akan diperlakukan layaknya bintang.
FIFA telah menjadi komentator yang paling konsisten, dan Infantino satu-satunya pejabat sepakbola tingkat tinggi yang secara terbuka membicarakan diplomasi sensitif ini: bahwa Iran akan datang ke AS, jadwal tidak akan berubah, dan tidak ada perundingan formal mengenai Meksiko yang telah atau akan terjadi.
Karena itu, Iran tetap dalam jalur untuk datang ke Arizona dan mulai mempersiapkan laga pertama pada 15 Juni melawan Selandia Baru di SoFi Stadium milik Los Angeles Rams di Inglewood.
Masa istirahat yang diwajibkan FIFA bagi klub untuk melepas pemainnya ke tim nasional memberikan waktu hingga sembilan hari bagi skuad Piala Dunia untuk berkumpul dan dua laga persahabatan.
Iran rencananya akan pergi ke Yordania, yang juga tim Piala Dunia, di mana Nigeria dan Kosta Rika diundang sebagai lawan dalam laga berturutan. Ketika perang meluas di Timur Tengah, laga-laga itu dipindahkan dari ibu kota Yordania, Amman, ke lokasi yang lebih aman di Antalya, selatan Turkiye.
Bagi kebanyakan pemain Iran, kekalahan 2-1 dari Nigeria Jumat lalu dan kemenangan atas Kosta Rika pada Selasa merupakan aksi kompetitif pertama mereka sejak Persian Gulf Pro League dihentikan.
Kedua laga Iran digelar tanpa kehadiran penonton di stadion. Dalam persiapan serupa sebelum Piala Dunia 2022, suporter Iran dikunci di luar stadion di Austria, menghindari protes terhadap pemerintah yang mungkin terekam siaran di tanah air.
Di Antalya, tim Iran memprotes serangan militer yang didukung AS dengan mengangkat tas ransel anak-anak dan foto-foto korban perang selama lagu kebangsaan diperdengarkan.
Yang absen dari skuad adalah striker bintang Sardar Azmoun. Ia tidak dipilih, dikabarkan atas perintah otoritas negara, karena unggahan media sosial pemain yang berbasis di Dubai tersebut berupa foto dirinya menyapa pemimpin politik Uni Emirat Arab.
Menjelang keberangkatan Iran ke Turkiye, FIFA menolak mengonfirmasi rincian mengenai pejabat mana yang akan pergi ke sana untuk kesempatan terbaik — dan, secara realistis, pertama — untuk bertemu dengan pimpinan federasi Iran selama perang.
Infantino tira pada Selasa pagi. Ia berbicara di ruangan yang dipenuhi pemain dan pelatih Amir Ghalenoei, serta bertemu secara privat dengan pejabat federasi Mehdi Mohammed Nabi dan Omid Jamali.
Kemudian, dalam unggahan Instagram, Infantino menjanjikan dukungan FIFA untuk memberikan tim “kondisi terbaik yang memungkinkan” guna mempersiapkan Piala Dunia.
Lebih banyak rincian muncul dalam siaran pers federasi Iran, yang kemudian dikonfirmasi FIFA sebagai rangkuman akurat dari berbagai pertemuan Infantino.
Infantino, menurut rilis tersebut, berjanji bahwa ia “siap melayani, dan jika Anda membutuhkan bantuan, saya akan memberikannya,” termasuk dalam mengorganisir kamp latihan sebelum Piala Dunia. Itu dapat dilaksanakan di Turkiye dalam beberapa pekan mendatang.
Pernyataan Iran itu tidak menyebut tentang memindahkan laga ke Meksiko, yang berulang kali dinyatakan Infantino tidak mungkin terjadi. Ia mengatakan kepada penyiar Meksiko N+Univision di akhir pekan bahwa tidak ada rencana cadangan untuk Iran di Piala Dunia, hanya Rencana A.
Jadwal Piala Dunia 2026 Iran di AS
Pengundian Piala Dunia dilaksanakan pada 5 Desember di hadapan Trump, beberapa menit setelah ia dianugerahi Penghargaan Perdamaian FIFA pertama oleh Infantino. Lokasi pertandingan dikonfirmasi sehari kemudian. Beberapa anggota delegasi Iran, termasuk presiden federasi sepak bola Mehdi Taj, ditolak visanya untuk memasuki AS. Itu tetap menjadi masalah krusial menjelang Piala Dunia.
Setelah bermain melawan Selandia Baru di Inglewood, Iran dijadwalkan kembali ke sana enam hari kemudian untuk menghadapi Belgia, unggulan teratas Grup G. Iran menyelesaikan fase grup di Seattle melawan Mesir pada 26 Juni.
FIFA memiliki opsi untuk mempertemukan Mesir dengan Iran di Vancouver, Kanada, tetapi memilih untuk menempatkan Iran di dalam wilayah AS.
FIFA memiliki sekitar 200.000 total tiket yang tersedia untuk tiga laga Iran tersebut, dan sebagian besar telah terjual. Mengubah kota ke Meksiko akan membuka potensi FIFA untuk mengganti rugi penggemar, penyiar, dan sponsor yang telah membayar penerbangan dan hotel sesuai jadwal pertandingan resmi.
Iran telah memilih Arizona sebagai basis pelatihannya, di Kompleks Olahraga Kino di Tucson. Aturan Piala Dunia mewajibkan tim untuk memasuki negara tuan rumah setidaknya lima hari sebelum laga pertama mereka.
Di kamp tersebut, direktur Sarah Hanna menyatakan dalam sebuah pernyataan, “Tidak ada pembaruan resmi mengenai rencana Iran untuk berlatih di Kompleks Olahraga Kino, dan kami terus mempersiapkan kedatangan Tim IR Iran.”