Kamis, 2 April 2026 – 19:59 WIB
Jakarta, VIVA – Penyidikan kasus dugaan penipuan PT Dana Syariah Indonesia (DSI) semakin panas. Pasangan artis Dude Harlino dan Alyssa Soebandono harus menjalani pemeriksaan intensif selama berjam-jam di Bareskrim Polri.
Keduanya diperiksa sekitar lima jam oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) pada Kamis, 2 April 2026. Dalam waktu tersebut, penyidik mengajukan puluhan pertanyaan untuk mendalami peran mereka saat menjadi brand ambassador PT DSI.
Penyidik yang menangani kasus ini, Brigadir Jenderal Polisi Susatyo Purnomo Condro, menjelaskan detail jalannya pemeriksaan. “Kami memulai pemeriksaan sekitar pukul 11.00 dan berakhir sekitar pukul 16.00, jadi sekitar lima jam dengan hampir 20 hingga 30 pertanyaan,” tuturnya.
Menurut Susatyo, penyidik menyoroti bagaimana peran Dude dan Alyssa dalam mempromosikan bisnis DSI ke publik, termasuk sejauh mana pemahaman mereka terhadap skema bisnis perusahaan tersebut. “Itu yang menjadi salah satu materi pemeriksaan kami adalah terkait peran sebagai brand ambassador. Apakah sebagai profesional, bagaimana mereka, karena brand ambassador tentunya harus menyampaikan kepada masyarakat bagaimana bisnis plan yang dijalankan oleh PT DSI,” kata dia.
“Dan kemudian ketika bisnis plan ataupun dari DSI ini terlibat fraud dan sebagainya, tentunya itu menjadi objek pemeriksaan kami,” ujarnya.
Tidak hanya itu, kontrak kerja hingga aliran honor yang diterima keduanya selama periode 2022–2025 juga ikut dibedah penyidik. “Ya tentunya semua, karena kedua saksi tersebut adalah sebagai brand ambassador, kami memeriksa kontrak antara mereka dengan DSI, kemudian juga termasuk honor dan sebagainya. Itu semuanya menjadi objek pemeriksaan dan bagaimana mereka memahami bisnis plan daripada DSI ini untuk disampaikan kepada masyarakat secara luas,” kata Susatyo.
Di sisi lain, Dude menegaskan dirinya dan sang istri tidak terlibat dalam urusan internal perusahaan. Ia menyebut posisi mereka murni sebagai profesional yang menjalankan kontrak kerja. “Penyidik ingin tahu lebih mendalam apa saja tugas sebagai Brand Ambassador. Dan memang kami tidak ada kaitan dengan internal manajemen. Kami profesional hanya sebagai Brand Ambassador,” ucap Dude.