RI dan Korea Selatan Perkuat Kemitraan ke Tingkat Kemitraan Strategis Komprehensif Khusus

Jakarta (ANTARA) – Indonesia dan Korea Selatan telah sepakat untuk meningkatkan hubungan bilateral mereka menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif Khusus, menandai bab baru dalam hubungan selama kunjungan kenegaraan perdana Presiden Prabowo Subianto ke Seoul pada Rabu.

“Saya menyampaikan harapan untuk meningkatkan kemitraan strategis khusus antara Indonesia dan Korea Selatan menjadi lebih komprehensif,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya, menurut Sekretariat Presiden.

Peningkatan ini diformalkan melalui penandatanganan 10 nota kesepahaman (MoU) yang menjangkau berbagai sektor.

Prabowo menyebut Korea Selatan sebagai “teman dekat Indonesia” dan menekankan bahwa keterbukaan dan kejujuran sangat penting untuk mempertahankan hubungan yang konstruktif di tengah dinamika global yang berubah.

Menyoroti kepentingan bersama sebagai negara-negara Pasifik, Prabowo mencatat bahwa kemajuan Korea Selatan dalam industri, sains, dan teknologi dapat disinergikan dengan sumber daya alam melimpah dan pasar besar Indonesia.

Ia mendorong menteri dari kedua belah pihak untuk segera mengimplementasikan rencana kerja sama agar “manfaat dari kemitraan yang ditingkatkan ini dapat dirasakan oleh masyarakat kedua negara.”

Di luar ekonomi, kedua pemimpin menekankan pentingnya perdamaian dan stabilitas dalam menghadapi ketidakpastian global, menggarisbawahi bobot strategis dari kemitraan mereka yang diperkuat.

Penerjemah: Aditya Ramadhan, Raka Adji
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Hak Cipta © ANTARA 2026

MEMBACA  Petunjuk dan jawaban Koneksi NYT untuk 18 Januari: Tips untuk menyelesaikan 'Koneksi' #587.

Tinggalkan komentar