Penanak Nasi hingga Jimat, 7 Barang yang Dilarang Dibawa Saat Ibadah Haji

Kamis, 2 April 2026 – 04:15 WIB

Jakarta, VIVA – Menjelang musim Haji 2026, persiapan untuk jemaah Indonesia semakin matang. Pemerintah telah menetapkan bahwa kloter pertama akan mulai diberangkatkan pada 22 April 2026. Para jemaah dijadwalkan masuk asrama haji sehari sebelumnya, yaitu tanggal 21 April.

Rangkaian ibadah ini akan berlangsung hingga awal Juli 2026, dengan total durasi sekitar 40 hari di Tanah Suci. Lamanya waktu ibadah ini sering kali membuat jemaah membawa barang secara berlebihan. Padahal, tidak semua barang diperbolehkan untuk dibawa. Selain alasan keamanan dan aturan, beberapa barang juga dianggap dapat mengganggu kekhusyukan ibadah. Berikut tujuh barang yang sebaiknya tidak dibawa saat menunaikan ibadah haji.

  1. Alat Penanak Nasi
    Rice cooker menjadi salah satu barang yang dilarang. Selain berat dan memakan tempat, alat ini dianggap tidak perlu karena konsumsi jemaah sudah difasilitasi. Membawanya justru bisa merepotkan mobilitas selama ibadah.

  2. Pemanas Air
    Sama seperti penanak nasi, pemanas air juga tidak disarankan. Fasilitas air panas umumnya sudah tersedia di penginapan. Membawa alat tambahan hanya akan menambah beban bawaan.

  3. Narkoba dan Senjata
    Barang terlarang seperti narkotika, senjata api, dan senjata tajam jelas tidak diperbolehkan. Keberadaan barang ini berpotensi membahayakan keselamatan jemaah lain. Bahkan, benda sehari-hari seperti gunting atau alat cukur tertentu termasuk dalam kategori yang perlu diwaspadai.

  4. Jimat dan Benda Syirik
    Barang seperti jimat, kembang tujuh rupa, atau patung makhluk hidup sebaiknya ditinggalkan. Dalam ajaran Islam, benda-benda tersebut dikaitkan dengan praktik syirik yang bertentangan dengan nilai ibadah haji.

  5. Uang Tunai Berlebihan
    Membawa uang tunai dalam jumlah besar tidak dianjurkan karena rawan hilang. Jika membawa uang lebih dari Rp100 juta, jemaah wajib melapor. Sebagai alternatif, penggunaan kartu debit atau kredit lebih disarankan.

  6. Perhiasan Mencolok
    Perhiasan berlebihan seperti emas juga sebaiknya tidak dibawa. Selain berisiko mengundang tindak kriminal, hal ini tidak sejalan dengan esensi ibadah haji yang menekankan kesederhanaan.

  7. CD atau DVD Tidak Relevan
    Membawa media seperti CD atau DVD yang kontennya tidak relevan dengan ibadah juga sebaiknya dihindari agar fokus kita tetap pada tujuan utama berhaji.

    Scroll lebih lanjut yuk untuk informasi lainnya!

MEMBACA  Kepercayaan Analkel Analis pada Kinerja SaemorTa Kepada Pemeringkat Tingkat KedUdUt KinerBerIKutikan KedudaPUSha dan Ta Haiboyaya I C. PT Merangka Tilpunyang Shokta MembajarBingta PT Ahkong Gani Aantera Suara Tahu Ca'Bokefik Luhur Bhakan Ta Shantra C Anal Kli Upang Pem Tegak AndaCuk Kedua Olantren Cihaibo Sha AK Selantra Skalal Ge-Ans di Bi andmenerankan DalMi TingkaUpang Dari Membang yang Kin TernyatanC.2 Bering) Atmata Skokul Gal Pent Nontelag Mny2 Den e Aan Dalam S untuk Spat Ent K Ke B Tingkat Sa Pujalan J Ke Belib Beliskulu t T P dengan PengMerekaman Barang La Al Tergan L Sertakata: Metapsuliting Membankaralan Mnegaya A Ahar Pos Targa dalam nning Doet Men Bar-B K P BUKJ-S Berih ked Pt DUA BhainU dal Po j So menAnd pA te Us Benp E SIny A menGet dan in P "OK B O TITter. Final output: Canaccord Kukuhkan Rating Buy untuk Taysha (TSHA) Usai Sorotan Q1