Reaksi Pedas Jon Stewart Menyikapi Sikap Berbelit-belit Trump soal Pulpen

Meskipun mungkin tengah terjadi perang, Donald Trump terlihat lebih fokus membahas ballroom, pengalaman bersantap masa lalu, bahkan pena.

Itulah kesan yang terpancar dari klip rapat kabinet hari Kamis, yang ditampilkan Jon Stewart dalam monolog di atas, dan sang pembawa acara Daily Show ini jelas tak terkesan.

“Itu adalah rapat kabinet di tengah perang sialan,” ujar Stewart, setelah menayangkan montase Trump yang bertele-tele soal pena. “Jangan ceritakan alat apa yang kau pakai untuk menggambar peta, gambar saja peta sialan itu! Yang terus kami dengar dari pemerintahan ini hanyalah alasan mengapa rakyat Amerika harus berkorban untuk visi Trump tentang kejayaan Amerika. Bahwa gangguan-gangguan sementara ini hanya bagian dari proses. Dan mengapa kita tidak bisa jadi patriot? Kita harus sabar. Kita harus nerimo, entah itu harga BBM tinggi, inflasi tarif yang semaunya, razia ICE yang drakonian, atau penangguhan sementara Bill of Rights. Kitalah yang harus paham. Tapi Trump tetap jadi sosok lama yang sama, ‘Aku memang menyebalkan, ya?’, benar-benar egois, ‘Ingat waktu aku dulu ingin mengencani cewek-cewek cantik?’, si brengsek yang egois itu.

“Bayangkan saja presiden lain mana pun, apalagi presiden di masa perang, bisa seenaknya sambil bersenang-senang seperti ini?”

Ingin lebih banyak konten terbaik acara larut malam? Daftarkan diri untuk newsletter Top Stories dari Mashable.

MEMBACA  Taruhan paling berisiko Elon Musk sejauh ini: Donald Trump

Tinggalkan komentar