India Mulai Sensus Penduduk Terbesar di Dunia | Berita Politik

Lebih dari Tiga Juta Pejabat India Mulai Tugas Tahunan Menghitung Populasi Negara

Oleh Reuters dan The Associated Press

Diterbitkan pada 1 Apr 2026

Lebih dari tiga juta pejabat di India telah memulai penghitungan populasi nasional terbesar di dunia, dalam proses selama setahun yang dapat membentuk ulang program kesejahteraan dan representasi politik di seluruh negeri.

Sensus ini, yang sempat tertunda sebagian akibat pandemi COVID-19, dimulai pada Rabu dan akan berakhir pada 31 Maret tahun depan.

Rekomendasi Cerita

Pekerja sensus akan menghabiskan sekitar satu bulan pertama untuk mengumpulkan informasi dari rumah-rumah dan mendokumentasikan kondisi perumahan serta tempat tinggal.

Informasi akan dikumpulkan melalui survei tatap muka dan secara online, memungkinkan penduduk menggunakan aplikasi smartphone.

Fase kedua penghitungan akan dilaksanakan mulai September, di mana informasi lebih rinci, seperti karakteristik sosial dan ekonomi masyarakat termasuk agama dan kasta, akan disurvei.

Kontroversi Kasta

Kasta merupakan sistem hierarki sosial kuno di India dan berpengaruh dalam menentukan status sosial serta keputusan mengenai akses terhadap sumber daya, pendidikan, dan peluang ekonomi.

Terdapat ratusan kelompok kasta berdasarkan pekerjaan dan status ekonomi di seluruh India, khususnya di kalangan umat Hindu, tetapi negara ini memiliki data yang terbatas atau sudah kedaluwarsa mengenai jumlah anggota masing-masing kelompok.

Pemerintah berturut-turut telah menolak melakukan penghitungan kasta secara lengkap, dengan argumen bahwa hal itu dapat meningkatkan ketegangan sosial dan memicu keresahan.

Data populasi yang dikumpulkan melalui sensus menjadi fondasi bagi distribusi program kesejahteraan pemerintah dan berbagai kebijakan publik.

Ini juga dapat mendorong penarikan ulang peta politik India, karena kursi di parlemen tingkat federal dan legislatif negara bagian mungkin akan ditambah untuk mencerminkan pertumbuhan populasi.

MEMBACA  Pelaku Pelecehan Seksual di Penginapan Epping Divonis Penjara

Undang-undang tahun 2023 mencadangkan sepertiga kursi legislatif untuk perempuan, sehingga setiap penambahan akan meningkatkan jumlah kursi yang disisihkan bagi perwakilan perempuan.

Pendukung menekankan perlunya data mengenai mereka yang layak mendapat bantuan pemerintah, sementara kritikus berpendapat kasta tidak memiliki tempat di negara dengan ambisi menjadi kekuatan dunia utama.

Upaya terakhir untuk mengumpulkan informasi kasta rinci melalui sensus terjadi pada tahun 1931, semasa pemerintahan kolonial Inggris.

Sejak sensus pertama India merdeka pada 1951, yang dihitung hanyalah Dalit dan Adivasi, anggota kelompok termarjinalkan yang dikenal sebagai kasta dan suku terdaftar.

Sensus sebelumnya di India dilaksanakan pada 2011 dan mencatat populasi sebesar 1,21 miliar. Kini diperkirakan lebih dari 1,4 miliar, menjadikan India negara berpenduduk terpadat di dunia.

India melampaui China pada 2023, menurut Dana Populasi Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Para komuter berjalan di peron setelah turun dari kereta komuter di sebuah stasiun kereta api di Mumbai, India [File: Niharika Kulkarni/Reuters]

Tinggalkan komentar