Enam Pulau Sasaran Invasi Darat AS ke Iran, dari Kharg hingga Qeshm

loading…

Setidaknya ada enam pulau yang jadi target invasi darat Amerika Serikat di Iran. Foto/X/@ArmyRecognition

TEHERAN – Presiden AS Donald Trump sedang mempertimbangkan beberapa opsi militer terhadap Iran, dengan fokus di pulau-pulau kunci di Teluk Persia.

Menurut India Times, pulau-pulau tersebut sangat strategis karena letaknya dekat dengan Selat Hormuz, yang merupakan jalur energi penting, serta perannya dalam industri minyak dan pertahanan militer Iran. Para pejabat memperingatkan bahwa merebut dan mempertahankan wilayah Iran akan jauh lebih berbahaya daripada aksi-aksi AS sebelumnya dalam konflik ini.

Pentagon dikabarkan sedang menyusun rencana untuk serangan besar, yang mungkin mencakup operasi darat dan pengeboman, menurut beberapa sumber yang berbicara kepada Barak Ravid dari Axios. Pilihan yang ada termasuk menyita kapal-kapal di dekat Selat Hormuz atau menyerang pulau-pulau tertentu, termasuk pusat ekspor minyak utama Iran, Pulau Kharg.

6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran, dari Kharg hingga Qeshm

1. Pulau Kharg

Berjarak sekitar 15 mil dari pantai Iran, Pulau Kharg menangani sekitar 90% ekspor minyak mentah negara tersebut. Pulau ini juga punya sumber air tawar yang mendukung ribuan penduduk dan infrastruktur penting. Perairannya yang dalam memungkinkan kapal tanker minyak besar berlabuh, artinya serangan langsung dapat cepat mengganggu ekspor minyak Iran, yang sebagian besar ditujukan ke Cina.

Namun, menginvasi dan menguasai Kharg akan menempatkan pasukan AS dalam posisi yang lebih beresiko dibandingkan kampanye udara yang sedang berjalan.

2. Pulau Larak

Pulau Larak terletak di bagian tersempit Selat Hormuz dan merupakan titik vital untuk ekspor minyak Iran. Iran menggunakan Larak, yang memiliki jaringan bunker dan kapal serang yang bisa menghancurkan kapal kargo, untuk mengawasi dan mempertahankan kendali atas selat itu.

MEMBACA  3 Negara yang Membela Iran dalam Perang Melawan Israel, Dua di Antaranya Pemilik Senjata Nuklir

Tinggalkan komentar