Antrean Bandara AS Memendek Setelah Petugas TSA Dibayar | Berita Penerbangan

Bandara seperti JFK dan Houston melaporkan waktu tunggu yang lebih singkat, meski LaGuardia masih menghadapi penundaan hingga dua jam.

Diterbitkan Pada 30 Mar 202630 Mar 2026

Setelah berminggu-minggu antrean panjang di pos pemeriksaan keamanan bandara Amerika Serikat, operasi mulai kembali normal setelah Presiden AS Donald Trump menandatangani arahan darurat yang memerintahkan pembayaran kepada pekerja Administrasi Keamanan Transportasi (TSA) pekan lalu.

Pos pemeriksaan keamanan bandara di seluruh negeri kini menunjukkan antrean yang jauh lebih pendek, termasuk di Bandara Internasional John F. Kennedy (JFK) New York, di mana waktu tunggu kini di bawah setengah jam, serta di pusat penerbangan serupa seperti Bandara Interkontinental George Bush di Houston dan Bandara Thurgood Marshall di Baltimore.

Walau penundaan berkurang di banyak bandara besar, hal itu tidak terjadi di semua tempat. Per pukul 13.00 waktu New York City (17:00 GMT), antrean di Bandara LaGuardia, yang terutama melayani tujuan di AS, bagian Kanada, dan Karibia, mencapai 90 menit di Terminal B.

Pada Jumat, Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Markwayne Mullin menyatakan pekerja TSA “akan mulai menerima gaji seawal Senin”. Tindakan Trump ini dilakukan setelah Partai Republik di Dewan Perwakilan Rakyat AS menolak RUU yang disahkan Senat untuk mendanai sebagian besar Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS).

Meski lembaga tersebut menyalahkan Partai Demokrat melalui saluran resmi, Partai Republik menolak langkah-langkah pendanaan TSA sebanyak sembilan kali, walau anggota Dewan dari Partai Republik memberikan suara pada Jumat malam untuk mendanai DHS sepenuhnya selama 60 hari. RUU tersebut, yang seharusnya mencakup pendanaan untuk DHS, dinyatakan “mati saat tiba” menurut pernyataan Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer.

MEMBACA  Ramaphosa mengadakan pembicaraan dengan Aliansi Demokrat setelah ancamannya untuk keluar dari koalisi

Terlepas dari antrean bandara yang memendek, saham maskapai penerbangan AS terus anjlok di Wall Street. Saham United Airlines turun 2,4 persen dalam perdagangan tengah hari, Delta turun 1,5 persen, American turun 0,4 persen, dan maskapai budget Southwest terjun 1,9 persen.

Agensi TSA melaporkan absensi dalam jumlah rekor selama akhir pekan, dengan 10,59 persen absen pada Sabtu dan 12,35 persen pada Jumat, seperti dikonfirmasi DHS. Al Jazeera meminta angka absensi spesifik untuk Senin, yang tidak diberikan oleh lembaga tersebut.

Pembayaran gaji yang telah dijanjikan ini muncul seiring negosiasi di Kongres yang terus mandek di tengah shutdown parsial pemerintah AS, yang memasuki hari ke-45.

“Atas arahan Presiden Trump dan Menteri Keamanan Dalam Negeri Markwayne Mullin, TSA telah segera memulai proses pembayaran kepada tenaga kerjanya,” ucap Lauren Bis, juru bicara Departemen Keamanan Dalam Negeri, dalam pernyataan kepada Al Jazeera, seraya mencatat bahwa petugas TSA akan mulai menerima pembayaran “awal hari ini”.

“Petugas TSA berterima kasih kepada presiden dan menteri atas kepemimpinan mereka untuk mengembalikan uang ke kantong karyawan TSA yang bekerja tanpa bayaran selama shutdown DHS oleh Partai Demokrat. Bekerja tanpa gaji memaksa lebih dari 500 petugas keluar dari TSA, dan ribuan terpaksa absen,” kata Bis.

Tinggalkan komentar