Larangan Media Sosial Berikutnya? Austria Rencanakan Blokir Akses untuk Anak di Bawah 14 Tahun

Artikel: Usulan Larangan Media Sosial bagi Anak-Anak Kian Meluas

Kurang dari empat bulan lalu, Australia memberlakukan larangan penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun. Kebijakan ini memicu gelombang usulan serupa dari berbagai pemerintahan di dunia.

Kini, upaya terbaru datang dari Austria. Melalui sebuah siaran pers, pemerintah Austria mengumumkan rencana pengajuan RUU pada akhir Juni mendatang untuk melarang penggunaan media sosial bagi anak di bawah 14 tahun.

Menurut rilis tersebut, penetapan batas usia minimal wajib 14 tahun hanyalah satu bagian dari RUU yang bertujuan meningkatkan keamanan anak di dunia maya. RUU itu juga akan memperkenalkan literasi media di sekolah-sekolah untuk membantu generasi muda "mengenali disinformasi dan radikalisasi."

Pemerintah Austria menyatakan langkah-langkah ini diambil untuk menangani berbagai masalah yang dihadapi anak-anak akibat media sosial, seperti cyberbullying, kecanduan, dan gangguan kesehatan mental.

Meski siaran pers tidak merinci banyak hal, disebutkan bahwa RUU yang diajukan akan mengatur kekhawatiran terkait privasi data dalam metode verifikasi usia, guna memastikan perlindungan informasi pengguna.

Banyak platform media sosial sebenarnya telah memiliki kebijakan batas usia minimum. Namun, aturan ini diterapkan oleh perusahaan sendiri dengan insentif penegakan yang minim. Di level pemerintah, seperti pada RUU perintis Australia, aturan ini disertai denda berat bagi perusahaan yang melanggarnya.

Amerika Serikat mungkin akan segera menyusul. Kelompok senator dari dua partai mengajukan sebuah RUU awal tahun ini yang melarang media sosial bagi anak di bawah 13 tahun.

AS juga baru-baru ini menyaksikan perusahaan seperti Meta dan YouTube kalah dalam dua persidangan terpisah terkait dampak platform mereka terhadap kesehatan mental anak muda. Perkembangan ini akan menarik untuk dilihat bagaimana para pembuat kebijakan di AS melanjutkan usulan batas usia mereka.

MEMBACA  Hari Jumat adalah Hari Terakhir untuk Mengembalikan Apple Vision Pro Anda

Topik: Media Sosial, Politik

Tinggalkan komentar