Pemimpin Teknologi Global Berkumpul di ATxEnterprise 2026 untuk Membahas Masa Depan Infrastruktur Digital

Singapura (ANTARA/PRNewswire) – ATxEnterprise — bagaian dari platform Asia Tech x Singapore (ATxSG) yang diatur bersama oleh Infocomm Media Development Authority (IMDA) dan Informa Festivals — akan kembali digelar pada 20–22 Mei 2026. Acara ini menghimpun para pemimpin teknologi global, pembuat kebijakan, dan inovator perusahaan untuk membahas bagaimana kecerdasan buatan (AI), infrastruktur digital, dan keamanan siber membentuk ekonomi digital Asia. Edisi sebelumnya menarik lebih dari 22.000 peserta dari 110 negara dan wilayah, menunjukan peningkatan 5% dalam kehadiran internasional. Ini menegaskan peran acara yang semakin penting sebagai platform pertemuan untuk dialog teknologi global dan kolaborasi perusahaan.

Ms Yvonne Lim, Cluster Director (Asia Tech x Programme Office dan Digital Industry Singapore) dari IMDA, mengatakan, “Asia berada di momen penting dimana transformasi digital telah bergerak melampaui eksperimen ke penerapan yang bertanggung jawab dalam skala besar. Ekosistem ATx menghimpun berbagai pemangku kepentingan untuk mendiskusikan isu-isu kritis yang akan membentuk masa depan digital kita. Melalui percakapan saling melengkapi di ATxSummit dan ATxEnterprise ini, kami harap dapat berkontribusi pada kebijakan, kemitraan, dan inovasi yang akan membantu membangun ekonomi digital yang lebih inklusif dan tangguh.”

Berlangsung di Singapore EXPO, ATxEnterprise akan menghimpun para pemimpin industri di berbagai platform utama termasuk BroadcastAsia, CommunicAsia, SatelliteAsia, TechXLR8, Tech Leaders Forum, dan The AI Summit Singapura. Acara ini biasanya menampilkan lebih dari 700 ekshibitor, 450 pembicara, dan lebih dari 100 jam konten konferensi yang mencakup AI, konektivitas, keamanan siber, dan teknologi perusahaan.

Beberapa pembicara kunci termasuk:

  • Jeanie Fang, Direktur Data & AI Management, Crunchbase
  • Lambert Hogenhout, Kepala Data & AI, Perserikatan Bangsa-Bangsa
  • Prerit Mishra, Kepala Data & AI, Asia Pasifik, DHL
  • Akshay Seth, Pemimpin Data & AI, ComfortDelgro
  • Luping Xu, Wakil Presiden, Pemimpin Data Science, OCBC
  • Brijesh Pandya, Direktur, Kecerdasan Buatan, Keppel Ltd.
  • Stephen Bennett, CISO Grup, Domino’s Pizza
  • Rajath Ramesh, Direktur Grup Produk dan Platform Engineering, Carousell
  • Aaron Wong, CEO, Paypal Singapura
  • Puneet Ghanshani, Arsitek Utama, Microsoft
  • Derrick Heng, Chief Commercial Officer, Layanan Digital Internasional, Singtel

Bersama dengan pembuat kebijakan, pemimpin industri, dan inovator teknologi dari seluruh kawasan, para pembicara ini akan membahas pertanyaan yang semakin kompleks seputar investasi infrastruktur, kepercayaan digital, konektivitas lintas batas, dan penerapan AI yang bertanggung jawab.

Pembicaraan ini juga hadir saat Singapura mempercepat dorongan nasionalnya untuk memanfaatkan AI sebagai keunggulan strategis. Dalam pengumuman Anggaran Singapura 2026 baru-baru ini, pemerintah memperkenalkan misi AI baru yang menargetkan sektor-sektor seperti manufaktur canggih, konektivitas, keuangan, dan kesehatan, bersamaan dengan pembentukan Dewan AI Nasional untuk memandu strategi AI negara. Inisiatif-inisiatif ini bertujuan untuk mendorong adopsi AI oleh perusahaan dan memperkuat posisi Singapura sebagai pusat tepercaya untuk penerapan AI yang bertanggung jawab dan berskala.

Percakapan yang Membentuk Masa Depan Digital Asia

Sepanjang acara, diskusi akan mengeksplorasi kekuatan yang membentuk ulang teknologi perusahaan dan pembangunan digital, seperti:

  • Infrastruktur Penggerak Pertumbuhan ASEAN: Infrastruktur digital — termasuk platform awan, pusat data, dan jaringan digital — menjadi pendorong utama daya saing nasional di Asia Tenggara. Seiring permintaan akan layanan digital tumbuh, pemerintah dan perusahaan berinvestasi dalam infrastruktur yang skalabel untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan inovasi.
  • Kepercayaan Siber sebagai Stabilitas Ekonomi: Saat ekonomi menjadi semakin digital, kepercayaan pada sistem online menjadi penting untuk kelangsungan bisnis dan kepercayaan publik. Diskusi akan mengeksplorasi bagaimana organisasi memperkuat tata kelola keamanan siber, meningkatkan ketahanan, dan menanamkan kepercayaan ke dalam ekosistem digital.
  • Konektivitas Melampaui Batas: Perusahaan beroperasi di lingkungan yang lebih terdistribusi, mendorong permintaan akan model konektivitas hibrida yang menggabungkan 5G, satelit, dan jaringan terestrial. Pemimpin industri akan membahas bagaimana konektivitas generasi berikutnya memungkinkan layanan digital lintas batas dan memperkuat ketahanan jaringan.
  • AI yang Bertanggung Jawab dalam Skala Perusahaan: Di seluruh ASEAN, adopsi AI bergeser dari eksperimen percontohan ke penerapan operasional. Pembicara akan mengkaji bagaimana perusahaan dapat menerapkan AI secara bertanggung jawab, menyeimbangkan inovasi dengan tata kelola, transparansi, dan keselarasan regulasi.
  • Inovasi Tempat Risiko Bertemu Tanggung Jawab: Adopsi teknologi semakin cepat di sektor-sektor yang teregulasi dan berdampak tinggi seperti keuangan, kesehatan, dan infrastruktur kritis. Diskusi akan mengeksplorasi bagaimana organisasi menyeimbangkan inovasi dengan pengawasan regulasi, pertimbangan keselamatan, dan dampak sosial jangka panjang.

Maju ke Fase Berikutnya AI Perusahaan melalui The AI Summit Singapore

Sorotan utama program tahun ini adalah The AI Summit Singapore, dimana para pemimpin teknologi global akan mengkaji bagaimana kecerdasan buatan bergerak dari eksperimen ke penerapan di seluruh perusahaan. Percakapan akan mengeksplorasi bagaimana organisasi mengintegrasikan AI ke dalam operasi dunia nyata sambil memenuhi harapan yang tumbuh seputar transparansi, akuntabilitas, dan ketahanan.

Seiring organisasi semakin mengintegrasikan AI ke dalam sistem kritis dan operasi bisnis, diskusi juga akan fokus pada bagaimana perusahaan dapat menskalakan AI secara bertanggung jawab sambil memperkuat tata kelola, kesiapan infrastruktur, dan kemampuan tenaga kerja. Ini sejalan dengan ambisi Singapura untuk memanfaatkan AI sebagai keunggulan strategis, seperti yang disebutkan dalam pengumuman anggaran baru-baru ini.

Joyce Wang, Event Director untuk ATxSG (Asia Tech x Singapore) di Informa, mengatakan, “AI dengan cepat menjadi infrastruktur dasar untuk perusahaan modern. Seiring adopsi semakin cepat di berbagai sektor, percakapan harus berkembang melampaui eksperimen untuk fokus pada tata kelola, implementasi, dan dampak jangka panjang. The AI Summit Singapura menyediakan platform bagi para pemimpin untuk bertukar wawasan praktis tentang cara menskalakan AI secara bertanggung jawab sambil memastikannya memberikan nilai yang berarti bagi bisnis dan masyarakat.”

Dengan perusahaan-perusahaan di ASEAN memasuki fase baru transformasi digital, ATxE 2026 bertujuan untuk mendorong dialog antar pembuat kebijakan, inovator, dan pemimpin industri yang bekerja untuk membangun infrastruktur digital yang tangguh, sistem digital yang tepercaya, dan ekosistem AI yang bertanggung jawab di seluruh kawasan.

Pendaftaran untuk ATxEnterprise 2026 telah dibuka. Untuk menjelajahi program, jajaran pembicara, dan agenda acara, kunjungi: https://asiatechxsg.com/registration dan jelajahi agenda acara di https://asiatechxsg.com/atxenterprise.

Tentang Asia Tech x Singapore (ATxSG)

ATxSG 2026 adalah acara teknologi terkemuka di Asia yang diatur bersama oleh Infocomm Media Development Authority (IMDA) dan Informa Festivals, didukung oleh Singapore Tourism Board (STB). Acara ini terdiri dari tiga segmen utama, ATxSummit, ATxEnterprise dan ATxInspire.

Tentang Informa Festivals

Informa Festivals memproduksi beberapa pertemuan teknologi paling berpengaruh di dunia, termasuk London Tech Week, Africa Tech Festival dan Asia Tech x Singapore. Acara-acara ini menghimpun para pemimpin global di bidang perusahaan, pemerintah, start-up, dan investasi untuk mengeksplorasi teknologi yang membentuk masa depan ekonomi digital. Informa Festivals adalah bagian dari Informa PLC, sebuah grup Pasar B2B Live Events Internasional, Layanan Digital B2B, dan Pasar Akademik terkemuka.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi: https://www.informa.com/divisions/informa-festivals/

Tentang Infocomm Media Development Authority (IMDA)

Infocomm Media Development Authority (IMDA) memimpin transformasi digital Singapura dengan mengembangkan ekonomi digital yang dinamis dan masyarakat digital yang inklusif. Sebagai Arsitek Masa Depan Digital Singapura, kami mendorong pertumbuhan di sektor Teknologi Infokom dan Media sejalan dengan regulasi progresif, memanfaatkan teknologi terdepan, dan mengembangkan ekosistem talenta lokal dan infrastruktur digital untuk menjadikan Singapura sebagai metropolis digital.

Untuk berita dan informasi lebih lanjut, kunjungi www.imda.gov.sg atau ikuti IMDA di LinkedIn (IMDAsg), Facebook (IMDAsg) dan Instagram (@imdasg).

Lampiran A: Pembicara

Di bawah ini adalah daftar beberapa pembicara yang telah dikonfirmasi untuk acara tersebut. Daftar lengkap dapat ditemukan secara online di asiatechxsg.com/speakers.

  • Sean Seah, Wakil Presiden Senior Strategi, Teknologi dan Inovasi, Langham Hospitality Group
  • Hazremi Hamid, Pejabat Senior, Ekonomi Digital (Tata Kelola AI), Sekretariat ASEAN
  • Abhishek Jha, CISO, Tata Technologies
  • Fahad Khan, CISO, Apollo Hospitals
  • Jamie Khoo, CEO, DayOne Data Centres
  • Dr Pauline Erica Tay, Direktur, Pusat Inovasi Kesehatan Nasional Singapura (NHIC)
  • John Rocela, CTO, Osome
  • Kate Hancock, Pendiri, Global AI Council
  • John Ang, CTO, Etonhouse
  • Dinesh Joshi, CTO, NDTV

Sumber: Informa Festivals

Reporter: PR Wire
Editor: PR Wire
Hak Cipta © ANTARA 2026

MEMBACA  Indonesia Menuju Kemandirian Teknologi lewat Kerja Sama Logam Tanah Jarang

Tinggalkan komentar