Remaja 12 Tahun Diperbolehkan Bergabung dalam Upaya Perang Iran Melawan AS-Israel

loading…

Pejabat IRGC bilang anak umur 12 tahun bisa ikut mendukug peran Iran lawan AS dan Israel. Foto/Iran International

TEHERAN – Seorang pejabat Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan anak-anak yang berusia 12 tahun sekarang bisa ambil bagian dalam peran pendukung terkait perang Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Mereka tidak ikut berperang, tapi bantu kegiatan pendukung kayak patroli, jaga pos pemeriksaan, dan urus logistik. Rahim Nadali, pejabat bidang budaya IRGC, sampaikan inisiatif itu—yang disebut “For Iran”—ke media pemerintah; IRIB.

Baca Juga: Trump Klaim Iran Ingin Menjadikannya Pemimpin Tertinggi Penerus Ayatollah Khamenei

“Melihat umur mereka yang daftar sudah turun dan mereka minta untuk berpartisipasi, kami turunkan usia minimal jadi 12 tahun,” kata Nadali, seperti dikutip Republic World, Jumat (27/3/2026).

Dia nambahin bahwa anak 12 tahun dan mereka yang lebih tua sekarang bisa berpartisipasi jika mau.

Pengumuman ini udah picu kekhawatiran luas soal keterlibatan anak-anak dalam kegiatan militer. Jurnalis Iran yang tinggal di AS, Masih Alinejad, sebut perkembangan ini “sangat mengkhawatirkan”.

“Mari kita jelasin: Rekrut anak-anak ke aktivitas militer itu langgar hukum internasional dan komunitas internasional gak boleh diam saja. Anak umur 12 tahun, ditarik masuk ke patroli, pos pemeriksaan, dan logistik militer,” katanya, sampaikan kekhawatiran atas keterlibatan anak dalam aktivitas perang.

Dia nambahin, “Ini rezim yang sama yang kasih ceramah ke dunia tentang moralitas. Tapi ketika urusan kelangsungan hidup? Mereka rela kirim anak-anak ke situasi berbahaya.”

MEMBACA  Bobby Jenks: Mantan Pitcher Chicago White Sox Meninggal di Usia 44 Tahun

Tinggalkan komentar