Jumat, 27 Maret 2026 – 09:24 WIB
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, menyatakan polisi akan terapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) lokal tahap pertama. Ini menyongsong puncak arus balik mudik kedua yang diprediksi terjadi pada 28-29 Maret 2026.
Rencananya, skema ini dimulai dari KM 188 Tol Cipali atau KM 263 Tol Pejagan menuju Jakarta. “Kemungkinan Jumat ini akan dilakukan rekayasa one way lokal tahap pertama. Keputusan diambil untuk mempercepat arus balik dari Trans Jawa menuju Jakarta,” jelas Agus di Kantor Jasa Marga KM 70 Tol Cikampek Utama, Karawang, Jumat dini hari.
Agus menambahkan, jika arus kendaraan dari Jawa Timur, Yogyakarta, Solo Raya, dan Semarang masih tinggi, kemungkinan akan diberlakukan one way lanjutan dari KM 414 Tol Kalikangkung. “Kami akan lihat dinamika di lapangan. Jika arus masih padat, rekayasa tambahan akan segera diberlakukan untuk menjamin kelancaran,” ujarnya.
Sementara itu, kondisi lalu lintas dari KM 414 Tol Kalikangkung hingga KM 200 Tol Cipali pada Kamis (26/3) masih relatif lancar dengan kecepatan 60-70 km/jam. Namun, kepadatan mulai terlihat saat memasuki KM 20 akibat hambatan samping. “Banyak pemudik yang terlihat kelelahan dan berhenti di bahu jalan atau rest area. Hampir semua rest area penuh sehingga terjadi penumpukan kendaraan,” terang Agus.
Meski begitu, arus lalu lintas pada malam hari secara umum masih bisa dikelola dengan baik. Di jalur arteri, kepadatan lebih signifikan saat tidak ada rekayasa lalu lintas. Aktivitas silaturahmi lokal dalam wilayah aglomerasi masih berlangsung, walaupun tidak terlalu padat. (ant)