Biaya Operasional Mobil Listrik Hanya Seperlima dari Kendaraan Konvensional

Kamis, 26 Maret 2026 – 10:31 WIB

Jakarta, VIVA – Lonjakan harga minyak dunia yang sudah tembus kisaran 100 dolar AS per barel mulai terasa dampaknya pada biaya operasi kendaraan berbahan bakar minyak (BBM). Di tengah situasi ini, Presiden Prabowo Subianto menekankan potensi penghematan besar dari pemakaian kendaraan listrik, terutama untuk sepeda motor.

Menurut Prabowo, beralih ke motor listrik bisa sangat mengurangi pengeluaran masyarakat. Bahkan, biaya operasionalnya disebut cuma sekitar seperlima dibandingkan motor biasa.

“Kita sudah buat simulasi, ternyata untuk yang naik motor, kalau pakai listrik, pengeluarannya jadi cuma 20 persen, atau seperlimanya saja,” kata Prabowo dalam tayangan resminya yang dikutip VIVA Otomotif, Kamis 26 Maret 2026.

Artinya, pengguna motor listrik berpeluang menghemat sampai 80 persen biaya energi dibanding pakai motor bensin. Perbedaan ini utamanya karena sumber energinya beda.

Kalau motor konvensional tergantung BBM yang harganya naik-turun ikut pasar global, motor listrik pakai energi listrik yang lebih stabil dan bisa diproduksi di dalam negeri.

Prabowo menegaskan, kondisi geopolitik global saat ini jadi pengingat penting buat Indonesia agar kurangi ketergantungan pada BBM. Dia menyebut situasi ini seperti ‘wake up call’ untuk percepat transisi energi, termasuk di transportasi.

“Jadi ini benar-benar pengubah permainan. Game changer,” ucapnya.

Lebih lanjut, Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah punya rencana besar untuk mengonversi berbagai jenis transportasi ke tenaga listrik. Nggak cuma motor, tapi juga mobil, truk, sampai alat-alat berat.

“Semua motor akan kita konversi ke listrik. Semua mobil, semua truk, semua traktor harus pakai tenaga listrik,” tutur dia.

Di sisi lain, kendaraan BBM akan tetap ada, tapi penggunaannya akan makin terbatas. Prabowo bahkan menyebut nantinya kendaraan bensin mungkin lebih banyak dipakai oleh kalangan tertentu saja.

MEMBACA  Penawaran streaming Black Friday terbaik 2024 masih ada: Dapatkan Hulu hanya $0.99 per bulan

“Yang punya Lamborghini, Ferrari, silakan pakai bensin, bayar saja sesuai harga dunia,” katanya.

Selain mendorong elektrifikasi kendaraan, pemerintah juga berupaya memperkuat pasokan listrik dari sumber dalam negeri. Salah satunya dengan mempercepat pembangunan pembangkit listrik tenaga surya serta menghentikan pemakaian pembangkit diesel yang dianggap mahal.

Langkah-langkah ini diharapkan bisa menekan biaya energi sekaligus mendukung ekosistem kendaraan listrik secara keseluruhan.

Tinggalkan komentar