Tanggapan Iran Menyentak atas Klaim Trump Soal Dialog dengan AS

Selasa, 24 Maret 2026 – 00:05 WIB

Istanbul, VIVA – Iran membantah telah mengadakan pembicaraan apa pun dengan AS. Pernyataan ini bertentangan dengan pernyataan Presiden AS, Donald Trump, yang mengklaim baru-baru ini terjadi “percakapan produktif” antara kedua pihak.

Kantor berita semi-resmi Mehr mengutip sumber dari Iran yang menyatakan bahwa “tidak ada dialog” antara Teheran dan Washington.

Sumber tersebut menilai komentar Trump sebagai bagian dari upaya “untuk menurunkan harga energi dan mengulur waktu dalam melaksanakan rencana militer.”

Sumber Iran itu juga mengakui bahwa negara-negara regional telah mengajukan inisiatif untuk mengurangi ketegangan. “Kami bukan pihak yang memulai perang ini, dan semua tuntutan harus diarahkan ke Washington,” tambahnya.

Trump pada Senin mengatakan dia memerintahkan penundaan selama lima hari untuk serangan terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran, dengan alasan pembicaraan yang “sangat baik dan produktif” dengan Teheran dalam dua hari terakhir.

“Saya senang melaporkan bahwa Amerika Serikat dan Iran telah melakukan percakapan yang sangat baik dan produktif selama dua hari terakhir mengenai penyelesaian total permusuhan di Timur Tengah,” kata Trump di platform media sosialnya, Truth Social.

Trump menambahkan, berdasarkan “nada dan isi percakapan mendalam dan konstruktif ini,” dia telah menginstruksikan Departemen Pertahanan untuk menunda serangan militer terhadap infrastruktur energi Iran selama lima hari, tergantung pada keberhasilan diskusi yang berlangsung.

Hal ini terjadi saat eskalasi regional terus meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, yang dikabarkan telah menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.

Teheran telah membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, serta Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS, menyebabkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, dan mengganggu pasar global serta penerbangan. (Ant)

MEMBACA  Donald Trump Membuat Gencatan Senjata Rapuh antara Israel dan Iran

Kecelakaan Maut di OKU Timur! 2 Pemudik Tewas Akibat Tabrak Lari, Korbannya Ibu dan Anak

Kasus tabrak lari di Jalan Lintas Komering, Desa Rasuan, Kecamatan Madang Suku I, yang menyebabkan dua orang pemudik tewas, kini sedang diusut kepolisian.

VIVA.co.id

23 Maret 2026

Tinggalkan komentar