Red Sparks Jatuh Tanpa Megawati Hangestri, Tersingkir di Posisi Terakhir V-League 2025-2026

Senin, 23 Maret 2026 – 18:02 WIB

Klub bola voli Korea Selatan, Jung Kwan Jang Red Sparks, baru saja menutup musim V-League 2025-2026. Mereka kalah dari AI Peppers dengan skor 1-3 di Stadion Pepper, Gwangju pada 15 Maret lalu.

Kekalahan ini memastikan Red Sparks finis di posisi juru kunci klasemen. Performa tim sepanjang musim ini menurun, terutama karena mereka kesulitan mencari pengganti yang sepadan untuk Megawati Hangestri.

Di pertandingan terakhir itu, kedua tim bermain ketat di set pertama. Skor sempat imbang 23-23, tapi akhirnya AI Peppers yang menang. Red Sparks sempat bangkit dan menang di set ketiga, sayangnya mereka tidak bisa pertahankan momentum dan akhirnya kalah.

Red Sparks vs Indonesia All Star

Sepanjang musim, Red Sparks berusaha menggantikan Megawati dengan pemain kuota Asia Wipawee Srithong dan pemain asal Mongolia, Jamiyanpurev Enkhsoyol. Tapi, kontribusi mereka belum bisa meningkatkan performa tim secara signifikan.

Di set kedua laga terakhir, pelatih Ko Hee-jin memasukkan Inkushi. Pemain ini baru direkrut Desember lalu setelah Wipawee cedera. Inkushi sebelumnya bermain di Liga Mongolia. Walaupun punya tinggi 180 cm dan dinilai punya potensi, dia masih butuh adaptasi dengan level profesional.

Data Inkushi musim ini: tampil di 17 pertandingan, mencetak 104 poin, dengan keberhasilan serangan 32,65%, dan blok 0,14. Dia sempat jadi starter, tapi lebih sering di bangku cadangan di paruh akhir musim.

Red Sparks juga sudah hentikan kerja sama dengan pemain asing Elisa Zanette. Zanette didatangkan untuk mengisi posisi opposite yang ditinggalkan Megawati, tapi performanya belum bisa menyamai Megawati.

Pemain Red Sparks Megawati Hangestri

Media Korea, My Daily, menyoroti penurunan performa tim ini. Mereka menilai Red Sparks belum bisa bangkit tanpa Megawati. Rencana untuk membawa kembali Megawati sebagai pemain kuota Asia juga gagal terwujud musim ini.

MEMBACA  Monitor 3D Tanpa Kacamata Ini Bisa Mencengangkan, Namun Dukungan Game yang Buruk Membunuhnya

My Daily menulis, “Jung Kwan Jang, yang finis terakhir, sekarang berencana fokus perpanjang kontrak pemain tengah Jeong Ho-young dan mencari pemain kuota Asia baru. Ini karena rencana bawa kembali ‘superstar’ kuota Asia Megawati Pertiwi gagal.”

Red Sparks menutup musim V-League 2025-2026 dengan catatan 8 kemenangan dan 28 kekalahan dari 36 pertandingan. Catatan itu menempatkan mereka di posisi terbawah klasemen akhir.

Tinggalkan komentar