Cincin Terjebak di Jari, Pemudik Cari Pertolongan di Posko Mudik Sumedang

Senin, 23 Maret 2026 – 06:10 WIB

Sumedang, VIVA – Kejadian yang tidak biasa terjadi di Posko Mudik Sumedang, Jawa Barat. Seorang anak pemudik mengalami jari yang bengkak karena cincinnya tidak bisa dicopot. Akhirnya, dia harus dievakuasi oleh petugas.

Peristiwa unik ini berlangsung di Sumedang saat arus mudik sedang ramai. Seorang anak pemudik bernama Kian Rasyid kesulitan melepas cincin di jari tengahnya, yang akhirnya menyebabkan pembengkakan.

Insiden ini terjadi di Posko Kolaborasi Mudik BPBD di Terminal Ciakar pada Minggu malam, 22 Maret 2026. Kian adalah pemudik asal Ciparay yang sedang dalam perjalanan menuju Cimalaka, Sumedang.

Ibu Kian, Elin Herlina, menceritakan bahwa cincin itu awalnya dipakai sebagai tanda kebersamaan antara dia dan anaknya. “Awalnya tukar-tukaran. Dipakai berdua sama anak, satu di tangan kanan dan satu di tangan kiri. Yang satu agak besar punya saya dipasang di jari tengah, tapi bisa masuk tidak bisa keluar,” ucapnya.

Berbagai cara sudah dicoba untuk melepas cincin itu. Tapi upaya itu malah membuat jarinya semakin bengkak. Keluarga bahkan sempat mencoba pakai gergaji besi, tapi tidak berhasil.

Karena khawatir, Elin akhirnya membawa anaknya ke posko mudik untuk minta bantuan petugas. “Memang sedang mudik ke Cimalaka. Setelah Maghrib sempat dicoba pakai gergaji besi, tapi tidak bisa. Akhirnya saya bawa ke posko. Alhamdulillah sekarang sudah lepas, terima kasih banyak atas bantuannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Komandan Regu 1 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumedang, Nugraha Ajang Sopian, menyampaikan bahwa proses pelepasan cincin dilakukan dengan alat khusus. Menurutnya, proses evakuasi berjalan sekitar 30 menit di dalam posko tanpa masalah serius, walaupun cincin yang dipakai cukup tebal.

MEMBACA  Cincin Oura Saya Sudah Memperingatkan, Saya Abai (Dan Langsung Menyesal)

“Tidak ada kendala, hanya cincinnya cukup tebal, jadi butuh waktu saja. Cincinnya sudah berhasil dilepas. Tadi pakai alat khusus untuk evakuasi cincin yang sulit dilepas,” katanya. (Laporan Lutfi Setia Rafsanjani, tvOne, Sumedang)

Menhub Dudy Ingatkan Pemudik Hindari Puncak Arus Balik di Tanggal 24, 28 dan 29 Maret 2026

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengimbau para pemudik untuk menghindari puncak arus balik Idulfitri 1447H/Lebaran 2026 yang jatuh pada tanggal 24, 28 dan 29 Maret.

VIVA.co.id

22 Maret 2026

Tinggalkan komentar