Banksy Mungkin Telah Terungkap, Namun Misterinya Tetap Menjadi Nilai Seninya

Berdasarkan laporan Reuters, nama asli Banksy mungkin adalah Robin Gunningham dan kemudian dia mengganti nama hukumnya menjadi David Jones.

Sebelum Instagram populer, Banksy sudah paham bahwa kunci pengaruh yang sebenarnya bukan hanya menjadi terkenal, tetapi justru dengan tetap anonim. Misteri identitasnya sudah lama menjadi bagian dari nilai seninya. Karyanya selama puluhan tahun menentang otoritas di dinding umum dan bahkan merobek sendiri di lelang.

Sekarang, dengan Reuters melaporkan nama aslinya, banyak orang bertanya apakah karya-karyanya masih akan berharga secara budaya dan finansial. Banyak penggemar Banksy sedih misterinya hilang. Satu orang bilang rasanya seperti diberitahu bahwa Sinterklas tidak ada.

Tapi beberapa ahli seni mengatakan mural dan pesannya akan tetap hidup meski namanya diketahui, karena daya tariknya tidak hanya karena anonimitas. Karyanya yang nakal dan gelap menjadi saksi ketidakadilan dan penindasan di seluruh dunia, dari Inggris hingga Tepi Barat dan Ukraina. Mereka bilang, meski tanpa misteri, karyanya tetap menginspirasi refleksi dan diskusi.

Robin Gunningham ternyata tidak selalu sulit dilacak. Pada tahun 2000, seorang Robin Gunningham pernah ditangkap karena merusak papan iklan Marc Jacobs di New York. Dia mengaku menambahi gambar model di papan iklan itu dengan eyeshadow, mulut baru, dan gelembung bicara.

Meski begitu, ada banyak spekulasi di dunia seni bahwa Banksy sendiri yang mengatur pemberitaan soal namanya ini. Itu akan sesuai dengan gaya dia yang suka aksi dan sindiran. Seperti kata pepatah, ‘all publicity is good publicity‘.

Ahli lain mengatakan, kekuatan bintang Banksy jauh lebih dari sekadar anonimitas. Karyanya bertahan karena kemampuannya membuat seni baru di bawah pengawasan ketat, dan karena settingnya—seperti gedung yang dibom di Ukraina—membuat orang berpikir. Banyak kolektor yang membeli karyanya karena sangat menyukainya, dan tidak terlalu peduli siapa nama aslinya.

MEMBACA  Mungkin investor melewatkan peluang-peluang properti komersial ini

Intinya, nama kurang penting dibandingkan kehadiran. Kehadiran itulah yang selalu menjadi inti dari karya Banksy.

Tinggalkan komentar