Nasib Timur Tengah Tanpa Netanyahu: Sebuah Skenario

Senin, 23 Maret 2026 – 00:10 WIB

Akhir-akhir ini ramai beredar rumor tentang meninggalnya Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Kabar ini sudah jadi pembicaraan publik lebih dari dua minggu, setelah ada laporan dari kantor berita Tansim yang bilang Iran menyerang rumah Netanyahu. Serangan itu disebutkan menyebabkan saudara laki-laki Netanyahu tewas dan melukai Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir.


Netanyahu Perintahkan Hancurkan Rumah Warga di Perbatasan Lebanon Secepat Mungkin

Gak cuma itu, rumor makin kuat karena ada laporan bahwa PM Netanyahu tidak hadir dalam pertemuan ‘Dewan Perang’ yang diadakan selama konflik dengan Iran di pertengahan bulan ini. Tapi di tengah kabar kematiannya, Netanyahu beberapa kali mengupload video di akun medsosnya dan menegaskan bahwa dia masih hidup.

Namun, beberapa pihak menduga video-video itu adalah hasil rekayasa AI. Lalu, di balik kebingungan kabar ini, apa yang akan terjadi jika PM Israel itu benar-benar meninggal?


Iran Ubah Taktik Perang Lawan AS-Israel, Siapkan Serangan Lebih Brutal

Menurut laman Jordannews, Senin 23 Maret 2026, pertama-tama kematian Netanyahu akan berdampak pada perang di Gaza. Netanyahu, yang dari awal memimpin upaya perang, punya peran penting dalam strategi militer dan politik Israel. Kepergiannya bisa memicu perubahan besar dalam arah perang tersebut.

Kematiannya akan menyebabkan pergantian kepimpinan yang bisa membawa perbedaan pendekatan dalam eskalasi militer. Mungkin sebagian pemimpin akan ambil langkah lebih keras ke Gaza, sementara yang lain pilih jalur negosiasi atau strategi lain untuk mengurangi kerugian.


Putri Menteri Israel Ditemukan Tewas Setelah Menuduh Orang Tuanya Lakukan Perkosaan

Jika tokoh seperti Gideon Sa’ar atau Avigdor Lieberman yang memegang kendali, operasi militer mungkin akan berjalan lebih tegas. Tapi di sisi lain, ada juga kemungkinan muncul pendekatan yang lebih menahan diri.

MEMBACA  Korban Keracunan MBG di TTS NTT Melonjak Jadi 331 Pelajar

Kematian Netanyahu juga berpotensi mengubah cara komunitas internasional menanggapi perang ini. Selama ini, dia dikenal punya hubungan yang kuat dengan Amerika Serikat dan negara-negara Barat lain. Penggantinya mungkin akan hadapi tantangan lebih besar untuk pertahankan hubungan itu, apalagi jika mereka cenderung ambil kebijakan lebih ekstrem atau dapat tekanan dari dalam negeri untuk setujui gencatan senjata.

Halaman Selanjutnya

Dalam hal negosiasi dan peluang gencatan senjata, kepemimpinan yang lebih fleksibel bisa membuka peluang bagi tekanan internasional yang lebih besar terhadap Israel untuk capai kesepakatan dengan Hamas atau memulai perundingan.

Tinggalkan komentar