Setelah Trump Ancam Hancurkan Pembangkit Listrik Iran, Tehran Peringatkan Akan Targetkan Pabrik Desalinasi

Iran dan Hezbolah Tingkatkan Serangan ke Israel

Pada hari Minggu, Iran dan sekutunya, kelompok militan Lebanon Hezbolah, meningkatkan serangan mereka ke Israel. Mereka meluncurkan serangan di berbagai wilayah setelah Amerika Serikat dan Iran saling ancam untuk memperluas target dalam perang di Timur Tengah, yang sekarang sudah masuk minggu keempat.

Saat Israel kembali diserang, pemimpin-pemimpin penting Israel pergi ke kota Arad di selatan. Kota ini dekat dengan sebuah situs penelitian nuklir rahasia yang terkena rudal Iran pada Sabtu malam, yang melukai banyak orang.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu melihat kehancuran di Arad dan bilang itu "keajaiban" karena tidak ada yang tewas disana. Dia klaim bahwa Israel dan AS sedang dalam proses mencapai tujuan perang dan dia minta dukungan lebih dari komunitas internasional.

Sebelumnya, Presiden Donald Trump memperingatkan bahwa AS akan menghancurkan pembangkit listrik Iran jika Teheran tidak membuka Selat Hormuz sepenuhnya, dengan batas waktu 48 jam pada Sabtu. Ketua parlemen Iran bilang jika AS menjalankan ancamannya, Teheran akan balas menyerang infrastruktur energi dan lainnya milik Amerika dan Israel di wilayah itu.

Perkembangan ini menunjukkan perang dengan Iran, yang diluncurkan AS dan Israel pada 28 Februari, sedang bergerak ke arah baru yang berbahaya. Perang ini sudah menewaskan ratusan orang, mengguncang ekonomi global, dan mendorong harga minyak naik.

Hezbolah mengaku bertanggung jawab atas serangan udara pada Minggu yang menewaskan seorang pria di Israel utara. Sementara negara-negara Arab Teluk—termasuk Arab Saudi dan Uni Emirat Arab—mengatakan mereka mencegat serangan-serangan baru dari Iran.

Iran Tanggapi Ancaman Trump soal Penutupan Selat Hormuz

Iran praktis telah menutup Selat Hormuz, jalur penting yang menghubungkan Teluk Persia dengan dunia. Sekitar seperlima pasokan minyak global melewati selat ini. Serangan ke kapal dan ancaman serangan lebih lanjut menghentikan hampir semua tanker melalui selat itu, memaksa beberapa produsen minyak terbesar mengurangi produksi karena minyak mereka tidak bisa dikirim.

MEMBACA  Saham siap menghadapi 'dinding uang' yang akan mendorong pasar menuju rekor tertinggi pada bulan Juli, kata Goldman Sachs

Blokade ini jadi masalah bagi AS dan sekutunya di Eropa dan Asia, yang sangat bergantung pada pasokan dari Teluk Persia untuk memenuhi kebutuhan energi. AS mencabut beberapa sanksi pada minyak Iran di laut untuk meredakan tekanan pada harga energi.

Trump bilang jika Iran tidak membuka selat itu, AS akan menghancurkan "PEMBANGKIT LISTRIK mereka, DIMULAI DARI YANG TERBESAR DULU!"

Ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf membalas pada Minggu di X bahwa jika pembangkit listrik dan infrastruktur Iran diserang, maka infrastruktur vital di seluruh wilayah—termasuk fasilitas energi dan desalinasi—akan dianggap target sah dan "akan dihancurkan secara permanen."

Secara terpisah, pejabat Iran mengatakan mereka akan tetap memberikan jalur aman melalui selat itu untuk kapal dari negara-negara selain musuhnya.

Kekhawatiran Nuklir Saat Perang Berkecamuk

Menurut media pemerintah Iran, serangan Iran di Gurun Negev adalah balasan atas serangan sebelumnya ke situs pengayaan uranium utama Iran di Natanz.

Teheran memuji serangan itu sebagai pertunjukan kekuatan, meskipun militer Israel menegaskan bahwa peluncuran rudal Iran secara bertahap berkurang sejak perang dimulai.

"Jika rezim Israel tidak bisa mencegat rudal di area Dimona yang dilindungi ketat, itu, secara operasional, adalah tanda masuknya fase baru pertempuran," kata Qalibaf.

Dimona sekitar 20 km di barat pusat penelitian nuklir itu, dan Arad sekitar 35 km di utaranya.

Rumah Sakit Soroka, rumah sakit utama Israel selatan, menerima setidaknya 175 orang terluka dari Arad dan Dimona, kata wakil direktur rumah sakit Roy Kessous kepada The Associated Press.

Israel dipercaya secara luas memiliki senjata nuklir, meskipun tidak mengkonfirmasi atau menyangkal keberadaannya. Badan pengawas nuklir PUN mengatakan di X mereka belum menerima laporan kerusakan pada pusat penelitian Israel atau tingkat radiasi yang tidak normal.

MEMBACA  Imbal hasil Surat Utang 10 tahun turun setelah data pekerjaan AprilImbal hasil Surat Utang 10 tahun turun setelah data pekerjaan April

Israel menyangkal tanggung jawab atas serangan ke Natanz pada Sabtu, sementara agensi berita resmi kehakiman Iran, Mizan, mengatakan tidak ada kebocoran. Pentagon menolak berkomentar tentang serangan di Natanz, yang juga diserang pada minggu pertama perang ini dan dalam perang 12 hari Juni lalu.

Badan pengawas nuklir PBB — International Atomic Energy Agency (IAEA) — mengatakan sebagian besar dari perkiraan 441 kg uranium Iran yang diperkaya berada di tempat lain, di bawah reruntuhan fasilitasnya di Isfahan.

Iran Klaim Serangan Juga Kenai Rumah Sakit

Iran mengatakan bahwa, selain Natanz, serangan juga mengenai sebuah rumah sakit di Andimeshk. Kementerian Kesehatan melaporkan pasien dan dokter dievakuasi ke kota lain.

Jumlah korban tewas Iran dalam perang melampaui 1.500 pada Sabtu, menurut media pemerintah. Di Israel, 15 orang tewas oleh serangan Iran. Lebih dari selusin warga sipin di Tepi Barat yang diduduki dan negara-negara Arab Teluk tewas dalam serangan.

Perang ini juga mengalami kecelakaan non-tempur, termasuk jatuhnya pesawat pengisi bahan bakar AS di Irak yang menewaskan enam anggota militer AS dan jatuhnya helikopter militer Qatar pada Sabtu yang dibilang karena kerusakan teknis. Semua tujuh orang di dalamnya tewas, kata pihak berwenang Qatar pada Minggu.

Serangan Hezbolah di Israel Utara Klaim Korban Jiwa Pertama Disana

Warga sipil Israel tewas di kota Misgav Am utara dalam serangan yang menurut militer Israel "tampaknya" serangan roket. Tim medis Israel mengatakan mereka menemukan pria itu di dalam mobilnya dan merilis video yang menunjukkan dua kendaraan terbakar.

Hezbolah, sekutu Iran, meluncurkan serangan ke Israel segera setelah perang dimulai, mengatakan itu adalah balasan atas tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Israel membalas, membombardir Lebanon dan menargetkan Hezbolah dalam serangan udara mematikan, memperluas kehadirannya di Lebanon selatan dan mengerahkan lebih banyak pasukan di perbatasan.

MEMBACA  Pakistan telah memenuhi semua persyaratan untuk kesepakatan bailout IMF, kata pejabat keuangan oleh Reuters.

Pertempuran di kota-kota Lebanon selatan semakin intensif belakangan ini seiring operasi darat Israel. Pada Minggu, Israel memperluas daftar targetnya untuk mencakup semua jembatan di atas Sungai Litani, yang menurut Menteri Pertahanan Israel Katz digunakan Hezbolah untuk memindahkan pejuang dan senjata ke Lebanon selatan. Israel kemudian menyerang jembatan Qasmiyeh dekat Tirus.

Katz juga memerintahkan militer untuk mempercepat penghancuran rumah-rumah di Lebanon dekat perbatasan utara Israel sebagai bagian dari strategi yang dia gambarkan selaras dengan kampanye Israel melawan Hamas di Gaza.

Setelah Hezbolah menembakkan roket ke Israel pada 2 Maret, militer Israel melancarkan serangan yang menurut pihak berwenang Lebanon menewaskan lebih dari 1.000 orang dan mengungsikan lebih dari 1 juta orang. Hezbolah telah menembakkan ratusan roket ke Israel.

Juru bicara militer Israel Avichay Adraee mengeluarkan peringatan satu jam sebelum jembatan Qasmiyeh didekat kota pesisir Tirus diserang.

Pihak berwenang Lebanon mengatakan serangan Israel telah menewaskan lebih dari 1.000 orang dan mengungsikan lebih dari 1 juta orang.

Tinggalkan komentar