Jakarta (ANTARA) – Nahdlatul Ulama (NU), organisasi Islam terbesar di Indonesia, telah menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina selama Ramadan. Bantuan yang dibagikan berupa makanan, air, dan barang-barang penting bagi masyarakat terdampak konflik di Gaza dan Tepi Barat.
Menurut pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta pada Minggu, NU—melalui lembaga amalnya NU Care-LAZISNU—bekerjasama dengan mitra internasional untuk mendistribusikan 4.503 paket makanan buka puasa kepada warga yang mengungsi, termasuk mereka yang berlindung di kamp-kamp di Deir al-Balah, Gaza.
Riri Khariroh, direktur eksekutif NU Care-LAZISNU, mengatakan organisasi itu juga menyediakan 152.000 liter air bersih untuk membantu mengatasi kelangkaan akibat rusaknya infrastruktur sipil yang kritis.
Dia menambahkan bahwa bantuan tersebut mencakup paket makanan untuk 1.400 orang di Tepi Barat, 350 paket pakaian untuk keluarga, dan 1.400 paket kebutuhan pokok untuk mendukung perayaan Idul Fitri di Yerusalem.
“Program kemanusiaan ini telah lama menjadi bagian dari komitmen NU Care-LAZISNU. Sebagai lembaga filantropi di bawah NU, kami merasa tanggung jawab yang besar untuk mendukung warga Palestina yang menghadapi kesulitan berkepanjangan,” kata Khariroh.
Dia menekankan bahwa, di tengah memburuknya situasi kemanusiaan, lembaga tersebut tetap berkomitmen untuk melanjutkan pengiriman bantuan ke masyarakat terdampak.
Khariroh juga menyebut Ramadan sebagai momen penting untuk memperkuat solidaritas dan memperluas kerjasama dengan mitra internasional dalam merespons krisis kemanusiaan.
“Jaringan mitra global kami, termasuk di Yerusalem, memungkinkan distribusi bantuan menjangkau kelompok rentan, termasuk mereka yang tinggal di kamp pengungsian dan tempat penampungan sementara di Gaza dan wilayah Palestina lainnya,” ujarnya.
Dia mengungkapkan apresiasi kepada para donatur atas dukungan berkelanjutan mereka, dengan meyakinkan bahwa semua kontribusi dikelola secara transparan dan ditujukan bagi mereka yang paling membutuhkan.
NU Care-LAZISNU telah aktif terlibat dalam upaya kemanusiaan internasional, khususnya di Palestina, di mana konflik yang berlangsung telah mengungsikan ribuan orang dan membatasi akses terhadap makanan, air bersih, dan layanan dasar.
Organisasi tersebut mengatakan akan terus berkoordinasi dengan mitra global untuk memastikan bantuan sampai kepada populasi terdampak secara efektif dan berkelanjutan.
Berita terkait: Baznas Indonesia dirikan kelas darurat di Gaza
Berita terkait: Indonesia upayakan akses bantuan lebih lancar ke Gaza melalui Dewan Perdamaian
Penerjemah: Sean Filo, Tegar Nurfitra
Editor: Rahmad Nasution
Hak Cipta © ANTARA 2026