Analis: iPhone Fold Kemungkinan Baru Rilis Desember

Selamat sangat meriah… iPhone Fold? Berdasarkan informasi dari seorang insider, Apple mungkin tidak akan meluncurkan ponsel lipat pertamanya hingga akhir tahun ini.

Analis saham Tim Long dari Barclays menyatakan dalam risetnya bahwa ia memperkirakan Apple akan mulai menjual ponsel lipat pertama mereka pada Desember, mundur tiga bulan dari perkiraan sebelumnya. Sampai saat ini, Long merupakan satu-satunya sumber yang mengemukakan spekulasi ini. Menurut MacRumors, Long menyebut masalah rantai pasokan sebagai penyebab potensial penundaan ini.

Mayoritas besar pengamat Apple memperkirakan iPhone Fold atau Flip (keduanya bukan nama resmi) akan diperkenalkan dan mulai dijual pada September, bersamaan dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.

Apple tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Rumor dan bocoran informasi tetaplah sekadar rumor. Meski seru untuk dispekulasikan, hal tersebut bukanlah fakta. Apple Insider meragukan klaim Long tentang peluncuran Desember, dengan merujuk pada prediksi Long yang keliru mengenai iPhone X dan iPhone 16.

Dalam catatannya untuk Barclays, Long juga diduga berspekulasi bahwa Apple mungkin akan menghidupkan kembali model iPhone Plus dalam seri iPhone 18 pada Maret 2027. Model Plus menghilang dari lini produk Apple September lalu, digantikan oleh iPhone Air yang ultraslim. Laporan menunjukkan penjualan iPhone Air cenderung lemah — meskipun reviewer CNET kami, Abrar Al-Heeti, “jatuh cinta” dengan perangkat tersebut. Saat ini, Long juga satu-satunya yang berspekulasi tentang kembalinya model Plus.

Kebanyakan pengamat Apple memperkirakan perusahaan akan meluncurkan model dasar iPhone 18, iPhone 18e yang ramah anggaran, dan iPhone Air 2 pada Maret depan.

Apple Terlambat, Tapi Lalu Apa?

Apple sebenarnya belum mengumumkan atau mengonfirmasi peluncuran ponsel lipat pertamanya, meski banyak yang menyebutnya sudah tak terelakkan. Perusahaan ini tertinggal dari pesaing yang telah meluncurkan ponsel lipat dalam beberapa tahun terakhir, termasuk Motorola Razr Fold, Google Pixel 10 Pro Fold, OnePlus Open, Samsung Galaxy Z Fold 7, Xiaomi Mix Flip, dan lainnya.

MEMBACA  Model Transkripsi AI Baru yang Dirancang untuk Kecepatan dan Privasi

Keterlambatan itulah yang membuat CNET berpendapat Apple perlu meluncurkan ponsel lipat tahun ini, dengan Andrew Lanxon menulis bahwa Apple “berisiko membiarkan pesaing seperti Samsung atau Motorola menjadi nama utama untuk ponsel lipat.”

Tapi mengingat Apple adalah Apple, keterlambatan mungkin bukan masalah, menurut Counterpoint Research. Analis teknologi global tersebut menyatakan bahwa kehadiran Apple di pasar ponsel lipat akan “secara signifikan membentuk ulang lanskap persaingan,” dan iPhone lipat berpotensi menguasai 28% pangsa pasar setelah diluncurkan.

Banyak spekulasi beredar mengenai elemen desain yang menarik untuk perangkat lipat Apple. Bentuknya mungkin menyerupai dua iPhone yang disatukan, dan berpotensi tidak memiliki lipatan (crease) yang selama ini menjadi masalah bagi produsen ponsel lipat lainnya.

Tinggalkan komentar