Jumat, 20 Maret 2026 – 11:00 WIB
Hari Raya Idul Fitri adalah momen yang sangat spesial bagi umat Islam. Hari yang penuh kebahagiaan ini menjadi waktu yang tepat untuk berkumpul bersama keluarga, saling memaafkan, dan bersyukur atas keberhasilan menjalankan ibadah puasa Ramadhan.
Tidak cuma sebagai waktu perayaan, Idul Fitri juga mengingatkan kita akan kemenangan spiritual melawan hawa nafsu, serta menguatkan tali silaturahmi.
Di momen kemenangan ini, ada beberapa amalan sunnah yang bisa dilakukan. Mengamalkan ibadah-ibadah ini tidak hanya menambah pahala, tetapi juga menegaskan rasa syukur dan meningkatkan kualitas ibadah.
Berikut adalah 9 amalan sunnah yang dianjurkan saat Idul Fitri, seperti dirangkum dari NU Online, Jumat, 20 Maret 2026.
- Shalat Idul Fitri
Hukumnya sunnah muakkadah, sebagian ulama bilang fardu kifayah. Dalilnya ada dalam Surat al-Kautsar: "Maka shalatlah kepada Tuhanmu dan berkurbanlah" (QS. Al-Kautsar: 2).
Nabi SAW selalu mendirikan shalat Idul Fitri setiap tahun. Disunnahkan untuk laki-laki dan perempuan, dilaksanakan berjamaah di masjid atau lapangan jika masjid sempit. - Mandi Sunnah
Disunnahkan untuk semua orang, termasuk wanita haid/nifas atau yang sakit. Waktu terbaiknya setelah fajar sampai matahari tenggelam. Niatnya: "Aku niat mandi Idul Fitri, sunnah karena Allah." - Menghidupkan Malam Hari Raya
Disunnahkan mengisi malam Idul Fitri dengan shalat, baca Al-Qur’an, shalawat, dan doa. Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa menghidupi dua malam hari raya, hatinya tidak mati pada hari matinya hati." - Memperbanyak Takbir
Takbir Idul Fitri dianjurkan, baik setelah shalat (muqayyad) maupun secara bebas (mursal). Contoh: "Allahu akbar… wahazamal ahzaba wahdah, la ilaha illallah wallahu akbar." - Makan Sebelum Shalat
Disunnahkan makan sebelum shalat Idul Fitri, lebih baik kurma dengan jumlah ganjil. Berbeda dengan Idul Adha di mana disunnahkan makan setelah shalat.Halaman Selanjutnya
- Berjalan Kaki Menuju Shalat