Karyawan Pemerintah dan Swasta Ber-WFH Sehari Seminggu Usai Lebaran

loading…

Pemerintah akan menerapkan skema Work From Home (WFH) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) sampai pekerja swasta setelah Lebaran 2026. Kebijakan ini diumumkan langsung oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: Binti Mufarida

JAKARTA – Pemerintah akan terapkan skema Work From Home (WFH) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga pekerja swasta usai Lebaran 2026. Kebijakan ini diumumkan langsung Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto untuk merespons harga minyak dunia yang naik karena perang antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran.

“Terkait dengan kajian, karena harga minyak yang tinggi, maka perlu efisiensi waktu kerja di mana akan dibuka fleksibilitas untuk WFH,” kata Airlangga setelah melakukan rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/3/2026).

Airlangga menjelaskan bahwa teknis untuk kebijakan WFH ini sedang disiapkan. Namun, WFH bisa dilakukan oleh pekerja selama satu hari dalam seminggu.

Kebijakan ini juga diharapkan bisa berlaku bukan hanya untuk ASN saja, tetapi juga untuk pekerja swasta. “Teknisnya sedang disiapkan, karena ini diharapkan juga tidak hanya ASN tetapi juga swasta dan Pemda-Pemda. Nah, ini semuanya kita sedang siapkan lagi,” ungkapnya.

Menurut Airlangga, kemungkinan penerapan kebijakan WFH akan dimulai setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Jika konsep kebijakannya sudah matang, pengumuman lebih lanjut akan disampaikan ke publik.

Soal durasi pelaksanaan WFH ini juga masih akan dibahas lebih lanjut, menyesuaikan dengan situasi harga minyak dunia. “Nanti kita lihat situasinya. Situasi harga minyak, situasi perang. Jadi kita ikuti situasi yang berkembang,” katanya.

(jon)

MEMBACA  Amalan Sunnah pada Hari Tasyrik

Tinggalkan komentar