Indonesia Dorong Penyidikan Tuntas atas Serangan Asam terhadap Aktivis HAM

Jakarta (ANTARA) – Wakil Menteri HAM Mugiyanto menyerukan penyelidikan yang transparan, akuntabel, dan menyeluruh atas serangan asam terhadap aktivis HAM Andrie Yunus untuk menjaga kepercayaan publik pada lembaga negara.

Dia memuji polisi dan TNI yang telah bertindak cepat dan mendorong kedua institusi ini memastikan proses hukum berjalan tuntas, tidak berhenti pada penangkapan pelaku.

Empat personel TNI telah diamankan terkait dugaan keterlibatan dalam penyerangan tersebut.

“Penting bagi penegak hukum untuk memperkuat koordinasi dan menyinkronkan data agar tidak menimbulkan kebingungan publik serta menjaga intergritas penanganan kasus,” kata Mugiyanto dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Kamis.

Wakil menteri itu mendorong penyelidikan berlanjut untuk mengungkap dalang di balik serangan yang mengakibatkan luka bakar dan gangguan penglihatan pada Yunus, yang merupakan Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).

Dia menekankan pentingnya memberikan informasi transparan kepada publik dalam proses hukum serta memperkuat perlindungan bagi korban dan saksi, sebagai bentuk tanggung jawab negara atas keamanan para pembela HAM.

“Setiap kekerasan terhadap pembela HAM tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga merupakan ancaman bagi kualitas demokrasi secara lebih luas,” tegas Mugiyanto.

Lebih lanjut, dia mengapresiasi Komisi III DPR yang telah membentuk panja kerja untuk mengawasi penanganan kasus ini.

Dia juga menyerukan kepada TNI untuk konsisten meningkatkan pembinaan disiplin internal, dan meminta pimpinan intelijen tidak ragu mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran yang dilakukan personelnya.

Kasus kekerasan ini, lanjutnya, harus menjadi momentum bagi pemerintah untuk memasukkan nilai-nilai HAM dalam pendidikan aparat negara, termasuk prajurit.

Dia menambahkan, Kementerian HAM berkomitmen untuk mengawal kasus ini agar sesuai dengan prinsip HAM dan ketentuan berlaku. Kasus ini disebutnya sebagai ujian bagi kemampuan negara mencegah terulangnya kejadian serupa.

MEMBACA  Daftar Lokasi SIM Keliling Jakarta & Sekitarnya Tanggal 5 November 2025

Berita terkait: KontraS mendesak penyelidikan tuntas atas serangan asam ke aktivis

Penerjemah: Devi Nindy, Tegar Nurfitra
Editor: M Razi Rahman
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar