Pemerintah Daftarkan Domain Aliens.Gov sebagai Pengalihan Berikutnya dari Segala Masalah.

Siapapun yang menduduki kursi kepresidenan setelah berakhirnya pemerintahan Trump (jika memang terjadi) akan perlu merekrut beberapa webmaster yang tekun, karena pihak pemerintah terus saja menambahkan domain baru. Yang terbaru, sebagaimana pertama kali ditemukan oleh sebuah bot yang memantau pendaftaran domain federal dan dilaporkan oleh 404 Media, adalah aliens.gov.

Belum ada situs web yang terkait dengan domain tersebut, jadi siapa yang tahu untuk apa akhirnya ia akan digunakan—ada kemungkinan bukan nol bahwa itu adalah sesuatu yang sangat menjijikkan dan xenofobik. Namun pendaftaran itu terjadi sekitar satu bulan setelah Trump menginstruksikan badan-badan federal untuk merilis dokumen pemerintah terkait alien dan benda terbang tak dikenal.

Pemerintah federal telah berbelit-belit soal pengungkapan fenomena udara tak dikenal (UAP) selama bertahun-tahun. Pada 2022, pemerintahan Biden membentuk All-domain Anomaly Resolution Office (AARO) di bawah Departemen Pertahanan, yang dimaksudkan sebagai semacam pusat klarifikasi untuk semua klaim fenomena tak terjelaskan. Lembaga itu telah menyelidiki setidaknya 366 laporan baru aktivitas UFO sejak pembentukannya, dan menerbitkan laporan tentang catatan historis yang disimpan Pentagon, yang menyatakan tidak ada bukti kunjungan alien atau pesawat tersembunyi dalam arsip pemerintah.

Meski demikian, mendapatkan informasi dari pemerintah mengenai UAP ibarat mencabut gigi. Terkenalnya, pada 2020, Pentagon merilis beberapa video kepada publik yang menunjukkan benda terbang tak dikenal—dan itu tampaknya hanya terjadi karena vokalis Blink-182, Tom DeLonge, membocorkannya terlebih dahulu ke publik. Para politikus telah berupaya memimpin upaya mendeklasifikasi informasi lebih lanjut tentang UAP dan telah menggelar dengar pendapat mengenai hal tersebut, namun informasi yang tersedia untuk publik tetap jarang.

Jika domain aliens.gov memang pertanda bahwa pemerintahan Trump bersiap untuk membongkar arsip-arsip tersebut, tampaknya pas bahwa dorongan untuk melakukannya bukanlah transparansi melaikan kedengkian. Awal tahun ini, mantan Presiden Barack Obama mengatakan kepada Brian Tyler Cohen dalam sebuah wawancara podcast bahwa alien itu nyata. “Mereka nyata, tapi saya belum pernah melihat mereka, dan mereka tidak disimpan […] di Area 51,” ujarnya. “Tidak ada fasilitas bawah tanah. Kecuali ada konspirasi besar dan mereka menyembunyikannya dari Presiden Amerika Serikat.” (Ia kemudian melunakkan pernyataannya, dengan klarifikasi, “Saya tidak melihat bukti selama masa kepresidenan saya bahwa makhluk luar angkasa telah melakukan kontak dengan kita.”)

MEMBACA  Kostum, Properti, dan Gitar Sangat Spesial dari ‘Sinners’ Kini Hadir di Warner Bros. Studio Tour

Hal itu menyebabkan Trump menuduh Obama membocorkan informasi rahasia, yang kemudian ditafsirkan banyak orang sebagai konfirmasi bahwa alien, pada kenyataannya, nyata dan pemerintah memiliki buktinya. Menyusul interaksi itu, Trump mengumumkan rencana untuk mendorong pelepasan informasi tentang UFO. Kita anggap saja sebagai kebetulan bahwa rilis informasi tersebut mungkin akan berfungsi sebagai pengalihan perhatian dari perang dengan Iran, yang sebelumnya berfungsi sebagai pengalihan dari kasus ICE membunuh warga Amerika, yang juga menjadi pengalihan dari berkas-berkas Epstein. Sedikit kehabisan cara untuk mengalihkan perhatian nih, Saudara-saudara.

Tinggalkan komentar