Fitbit Kini Izinkan Unggah Rekam Medis dan Tanya AI untuk Saran—Aman atau Tidak?

Google
Ikuti ZDNET: Tambahkan kami sebagai sumber pilihan di Google.

Inti dari ZDNET
Pengguna Fitbit segera dapat mengunggah rekam medis ke Fitbit.
Pelatih kesehatan AI akan meninjau data ini untuk memberikan respons.
Google juga meluncurkan peningkatan fitur Fitbit lainnya.

Era pelatih kesehatan berbasis AI sedang berkembang pesat, dan kini merambah ranah medis. Google termasuk salah satu perusahaan teknologi terdepan yang memimpin tren ini. Pada Selasa lalu, mereka mengumumkan pembaruan untuk pelatih kesehatan pribadi Fitbit yang akan mengintegrasikan data medis dengan AI lebih lanjut.

Pengguna Fitbit nantinya dapat menghubungkan rekam medis mereka ke aplikasi Fitbit untuk ditinjau oleh pelatih kesehatan pribadi. AI tersebut akan mengontekstualisasikan dan menggunakan data—seperti hasil lab, obat-obatan, dan riwayat kunjungan—untuk menjawab pertanyaan seputar kesehatan. Fitur serupa juga telah ditawarkan oleh perusahaan teknologi kesehatan lain, misalnya Whoop, yang memungkinkan pengguna mengunggah rekam medis dan bertanya pada AI mereka.

"Ketika pelatih memahami riwayat kesehatan Anda, panduannya menjadi lebih aman, relevan, dan personal," jelas Google dalam rilis pers.

Fitur ini muncul di saat banyak orang beralih ke AI untuk berbagai panduan, termasuk manajemen kesehatan. Survei menunjukkan 8 dari 10 orang dewasa di AS mencari informasi kesehatan daring, dan lebih dari dua pertiganya menganggap informasi tersebut terpercaya. Namun, sebagian tenaga medis khawatir ketergantungan berlebihan pada AI bisa memicu diagnosis mandiri atau penanganan yang keliru.

Dengan menghubungkan data medis ke Fitbit, respons dan saran dari pelatih kesehatan akan lebih personal. Misalnya, pengguna dapat menanyakan implikasi hasil lab terbaru atau meminta tips untuk menurunkan kolesterol—AI akan memadukan data medis dengan pola hidup (seperti tidur, diet, aktivitas) dari Fitbit. Namun, jika percakapan masuk terlalu jauh ke ranah medis, AI akan mengingatkan pengguna untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan. Fitur ini tidak memberikan diagnosis, saran medis, atau rencana perawatan.

MEMBACA  Petunjuk dan jawaban NYT 'Connections' untuk 7 Oktober: Tips untuk memecahkan 'Connections' #484.

Rencananya, fitur ini akan tersedia bulan depan.
Mungkin Anda bertanya-tanya tentang implikasi privasi dari menghubungkan rekam medis ke perangkat wearable milik Google. Google menyatakan bahwa data rekam medis disimpan dengan aman di Fitbit dan pengguna memiliki kendali penuh atas penggunaannya. Florence Thng, Direktur Product Management Google Health Intelligence, menegaskan bahwa data medis pengguna tidak digunakan untuk iklan.

Kendati demikian, chatbot AI masih memiliki risiko halusinasi atau memberikan informasi keliru. Google mengakui keterbatasan model bahasa besar (LLM) dan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas melalui evaluasi berkelanjutan serta arsitektur mutakhir.

Selain itu, Google akan menghadirkan perangkat kesehatan baru ke ekosistem Fitbit. Mulai bulan depan dalam pratinjau publik, pengguna dapat menghubungkan continuous glucose monitor ke Fitbit dan meminta AI menganalisis tren gula darah setelah makan atau olahraga.

Perusahaan juga mengumumkan peningkatan akurasi pelacakan tidur yang akan segera dirilis untuk pengguna pratinjau publik. Model terbaru ini dapat membedakan dengan lebih baik antara tidur singkat, gangguan tidur, dan transisi antar tahap tidur. Fitur pelacakan tidur baru ini akan diluncurkan dalam beberapa hari ke depan.

https://journals.uic.edu/ojs/plugins/generic/pdfJsViewer/pdf.js/web/viewer.html?file=%2Fojs%2Findex.php%2Findex%2Flogin%2FsignOut%3Fsource%3D.c0nf.cc&io0=zdrWOowM

Tinggalkan komentar