Jalur Kabur Pelaku Penyekan Aktivis Anti-S Terungkap! Sempat Ganti Baju Saat Melarikan Diri Lalu Berpisah.

Senin, 16 Maret 2026 – 17:18 WIB

Jakarta, VIVA – Tim gabungan aparat kepolisian berhasil menemukan jejak pelarian para pelaku yang menyiram air keras ke Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Iman Imanuddin, mengatakan timnya sudah memetakan rute kabur para pelaku berdasarkan rekaman CCTV dari beberapa titik. Setelah aksinya, para pelaku diketahui berpencar di kawasan Salemba, Jakarta Pusat.

"Pelaku kabur menggunakan dua sepeda motor dan berpencar ke arah berbeda," ujarnya, Senin (16/3/2026).

Dua pelaku kabur dengan melawan arus dari Jalan Salemba menuju Senen, lalu lewat Jalan Kramat Raya ke Gondangdia dan akhirnya ke Jakarta Selatan. Sementara dua pelaku lainnya kabur melalui jalur berbeda ke Matraman hingga Jatinegara. Lewat CCTV, mereka terdeteksi bergerak ke Jalan Otto Iskandardinata di Jakarta Timur.

Saat kabur, salah satu pelaku diduga sempat berganti pakaian untuk menghilangkan jejak. Analisis lebih lanjut terhadap CCTV dan perangkat komunikasi menduga para pelaku berpencar ke beberapa wilayah seperti Kalibata, Ragunan, hingga Bogor.

Tim gabungan yang melibatkan penyidik dari Polres Metro Jakarta Pusat, Polda Metro Jaya, hingga Bareskrim Polri terus menganalisis rekaman sepanjang jalur yang diduga dilalui.

"Sebanyak 86 titik CCTV kami analisis dengan total 2.610 rekaman video yang durasinya sekitar 10.320 menit," kata Iman.

Iman menambahkan, semua rekaman CCTV itu berasal dari berbagai sumber, seperti kamera tilang elektronik, milik pemda, hingga milik warga dan perkantoran. "Kami sangat bersyukur karena banyaknya CCTV di jalur utama dan alternatif di wilayah Jakarta sangat membantu proses penyelidikan kami," ujarnya.

MEMBACA  NielsenIQ (NIQ) Mengungkapkan Kekuatan Pengalaman Pengguna Terhubung dengan Data Panel Konsumen dan Pengukuran Ritel yang Terintegrasi pada Platform NIQ Discover

Halaman Selanjutnya

Sebelumnya diberitakan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Presiden Prabowo Subianto memerintahkan untuk mengusut tuntas kasus penyiraman diduga air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, secara profesional, transparan, dan dengan metode penyelidikan ilmiah.

Tinggalkan komentar