Medvedev Hentikan Rekor Kemenangan Alcaraz, Hadapi Sinner di Final Indian Wells

Medvedev, yang tiba di AS setelah meninggalkan Uni Emirat Arab via Oman di tengah serangan Iran, menghentikan rekor 16 kemenangan beruntun sang nomor satu dunia.

Dengarkan artikel ini | 3 menit

Diterbitkan Pada 15 Mar 2026

Daniil Medvedev telah mencatatkan kekalahan pertama tahun ini bagi unggulan teratas Carlos Alcaraz dan melaju ke final Indian Wells Open setelah tiba di turnamen dari tengah-tengah konflik berkepanjangan di Timur Tengah.

Medvedev, unggulan kesebelas, melangkah dengan kemenangan 6-3, 7-6 (3) pada Sabtu dan akan berhadapan dengan unggulan kedua Jannik Sinner, yang mengalahkan Alexander Zverev 6-2, 6-4 dalam turnamen yang berbasis di California tersebut.

Rekomendasi Cerita

Alcaraz telah memenangkan 16 pertandingan beruntun tahun ini, termasuk gelar di Australian Open dan Qatar Open, tetapi Medvedev mengubur kemungkinan final antara Alcaraz dan Sinner.

Medvedev kalah dalam empat pertemuan terakhirnya melawan Alcaraz, termasuk kekalahan di final Indian Wells 2024. Ini merupakan kemenangan pertama Medvedev atasnya sejak semifinal AS Terbuka 2023.

Petenis Rusia itu terjebak di Uni Emirat Arab selama tiga hari setelah kemenangan gelarnya di Dubai Tennis Championship pada 28 Februari, hari di mana Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran dan memicu konflik regional.

Partisipasi Medvedev di turnamen bergengsi yang berbasis di Pantai Barat AS itu sempat diragukan setelah ia tak dapat meninggalkan Dubai selama dua hari akibat penutupan ruang udara.

Petenis berusia 30 tahun itu akhirnya bisa berangkat pada hari ketiga dengan menyebrang ke Oman melalui darat setelah perjalanan darat enam jam bersama rekan senegaranya, Andrey Rublev dan Karen Khachanov.

Dari Oman, para petenis tersebut menaiki penerbangan ke Istanbul sebelum akhirnya tiba di AS dua hari sebelum pertandingan pembuka mereka di Indian Wells.

MEMBACA  Argentina Akan Mengadili Warga Iran dan Lebanon Secara In Absentia atas Pemboman Pusat Yahudi Tahun 1994

“Rasanya seperti berada di film Hollywood,” kata Medvedev kepada outlet media Rusia Bolshe mengenai perjalanan berantai yang dilaluinya untuk tiba di turnamen yang nyaris ia lewatkan itu.

Medvedev sedianya dijadwalkan bermain di Eisenhower Cup, acara ganda Tie Break Ten satu malam bersama petenis Rusia lainnya, Mirra Andreeva, pada 3 Maret, tetapi ia terpaksa absen dari acara ekshibisi tersebut.

Sementara itu, Sinner menyelesaikan laga melawan Zverev dengan cepat di semifinal kedua, mengalahkan petenis Jerman itu dalam satu jam 23 menit. Sinner mencetak enam ace melawan Zverev, unggulan keempat.

Zverev memenangkan delapan poin pertamanya pada saat melakukan servis. Namun, Sinner mematahkan servis Zverev pada game kelima dan ketujuh untuk meraih set pertama. Kini, Sinner unggul 7-4 dalam rekor pertemuan head-to-head melawan Zverev.

Baik Medvedev maupun Sinner sama-sama belum kehilangan satu set pun dalam turnamen ini. Sinner telah memenangkan tiga pertandingan terakhirnya melawan Medvedev, termasuk perempatfinal AS Terbuka 2024.

Pada final ganda putri, Taylor Townsend dan Katerina Siniakova mengalahkan Anna Danilina dan Aleksandra Krunic 7-6 (4), 6-4. Kemenangan ini mencatatkan gelar pertama Townsend di Indian Wells dan gelar kedua bagi Siniakova. Siniakova juga pernah menang pada 2023 bersama pasangan lamanya, Barbora Krejcikova.

Di final ganda putra, Guido Andreozzi dan Manuel Guinard mengatasi Arthur Rinderknech dan Valentin Vacherot 7-6 (3), 6-3. Pada kategori ganda campuran, Belinda Bencic dan Flavio Cobolli mengalahkan unggulan teratas Gabriela Dabrowski dan Lloyd Glasspool 6-3, 2-6, 10-7.

Tinggalkan komentar