Saham PayPay Melonjak Setelah IPO, Patutkah Dibeli dengan Dukungan SoftBank?

Para investor berlari ke PayPay (PAYP) setelah debutnya di Nasdaq pada 12 Maret. Ini terjadi setelah perusahaan pembayaran digital ini melakukan penawaran saham perdana (IPO), yang mengumpulkan dana sekitar $880 juta. PAYP menjadi listing terbesar di AS oleh perusahaan Jepang dalam lebih dari satu dekade, menunjukkan permintaan besar untuk transformasi digital negara itu.

Meskipun ada kenaikan signifikan di awal, namun ada alasan untuk percaya bahwa belum terlambat untuk investasi di saham PayPay. Saham ini didukung kuat oleh SoftBank Group (SFTBY) yang berbasis di Tokyo.

PAYP masuk ke pasar publik sebagai pemimpin jelas dari perubahan digital Jepang. Dengan lebih dari 72 juta pengguna terdaftar, yang mewakili sekitar 75% pengguna smartphone di negara itu, perusahaan ini telah membangun ekosistem besar yang sulit ditiru pesaingnya.

Dengan mendaftarkan banyak pedagang kecil dan mengintegrasikan layanan seperti perbankan dan asuransi, PayPay berubah dari aplikasi QR code sederhana menjadi platform fintech yang matang.

Volume barang tahunan PayPay telah melampaui $100 miliar, memberikan dasar yang stabil dan menguntungkan. Ini melindungi saham PAYP dari gejolak fintech yang lebih luas.

Di luar Jepang, PAYP memposisikan diri sebagai pemimpin fintech global melalui kemitraan penting. Pada bulan Februari, perusahaan bekerja sama dengan Visa (V), menandakan niat untuk masuk ke pasar AS dan internasional untuk memperluas jangkauan audiensnya.

Perlu juga disebutkan bahwa nama-nama institusi terkenal, termasuk Ark Invest dan dana kekayaan sovereign Qatar, berpartisipasi dalam penawaran saham perdana PayPay.

Hal ini menunjukan bahwa uang pintar bertaruh pada kemampuan perusahaan untuk memanfaatkan data konsumennya yang besar untuk meluncurkan produk keuangan yang ber margin tinggi.

MEMBACA  Mengapa Analis Percaya Potensi Kenaikan Saham Banco Bilbao Vizcaya Argentaria, S.A. (BBVA)

PAYP telah berkembang melampaui inti penawarannya yaitu pembayaran nontunai, masuk ke layanan kredit, perbankan, sekuritas, dan asuransi. Ini menjadikannya platform keuangan digital yang komprehensif.

Jika dapat mengekspor model “aplikasi super” ini secara global dengan sukses, valuasi saham PayPay saat ini mungkin terlihat murah di masa depan.

Artikel ini dibuat dengan dukungan alat konten otomatis dari mitra kami di Sigma.AI. Bersama, data keuangan dan solusi AI kami membantu menyampaikan analisis berita pasar yang lebih informatif kepada pembaca lebih cepat dari sebelumnya.

Pada tanggal publikasi, Wajeeh Khan tidak memiliki (baik langsung maupun tidak langsung) posisi dalam sekuritas apa pun yang disebutkan dalam artikel ini. Semua informasi dan data dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasi. Artikel ini pertama kali diterbitkan di Barchart.com

Tinggalkan komentar