Sabtu, 14 Maret 2026 – 12:10 WIB
Jakarta, VIVA – Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, memberi perhatian khusus pada fenomena pemudik yang membawa barang berlebihan (overload) saat berkendara, baik menggunakan motor maupun mobil.
Hal ini akan jadi sasaran utama kepolisian selama operasi lalu lintas pengamanan mudik nanti.
“Yang pertama pastinya ini akan menjadi salah satu fokus kami di jalan,” kata Komarudin kepada wartawan, Sabtu (14/3/2026).
Lebih lanjut, Komarudin menjelaskan, fenomena ini termasuk hal yang ditekankan kepada masyarakat. Ia menyarankan agar memanfaatkan program mudik gratis yang tersedia.
“Upayakan untuk ikut program mudik gratis yang disediakan berbagai instansi, baik pemerintah daerah maupun kementerian. Slotnya ratusan ribu. Manfaatkan itu,” jelasnya.
Namun, Komarudin mengingatkan para pemudik untuk selalu mengutamakan keselamatan, bukan hanya untuk diri sendiri tapi juga pengguna jalan lain.
“Kalau memang terpaksa bawa banyak barang, perhatikan keselamatan. Sering kita lihat motor mudik bawa gembolan terlalu banyak, ada di depan, ada anak-anak. Ini selain tidak nyaman, juga membahayakan diri sendiri dan orang lain jika barangnya jatuh,” lanjutnya.
Sementara itu, Komarudin menyebut kelebihan muatan juga kerap terjadi pada kendaraan roda empat.
“Pada mobil, barang bawaan sering ditaruh di atap dan diikat. Ini juga perlu diperhatikan agar tidak membahayakan pengguna jalan lain, apalagi dengan cuaca yang tidak menentu,” ungkapnya.
Kemudian, Komarudin juga meminta pemudik memanfaatkan pos-pos pelayanan yang tersedia selama periode mudik Lebaran 2026.
“Manfaatkan pos-pos yang tersebar di seluruh wilayah. Ada lebih dari seratus pos. Masyarakat bisa beristirahat atau merapikan barang bawaan disana,” terang Komarudin.
Selanjutnya, jika ditemukan kendaraan dengan muatan berlebih, polisi akan mengedepankan tindakan prefentif dan preventif, termasuk meminta pemudik untuk menata ulang barang bawaannya.