Jumat, 13 Maret 2026 – 16:31 WIB
VIVA – Polemik tentang partisipasi timnas Iran di Piala Dunia 2026 semakin memanas. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, tiba-tiba mengeluarkan pernyataan yang malah membantah klaim Presiden FIFA, Gianni Infantino.
Lewat akun Truth Socialnya, Trump mengingatkan tentang risiko keamanan yang mungkin dihadapi timnas Iran jika tetap datang ke Piala Dunia FIFA 2026.
“Timnas Iran disambut untuk hadir di Piala Dunia. Tapi saya sangat tidak yakin mereka pantas berada di sana, untuk keselamatan mereka sendiri,” tulis Trump.
Pernyataan ini jelas bertentangan dengan klaim Infantino sebelumnya. Presiden FIFA itu pernah bilang bahwa Trump memastikan timnas Iran tetap disambut bermain di turnamen yang salah satu tuan rumahnya adalah AS.
Infantino mengaku sempat membahas situasi Iran saat ketemu Trump, termasuk tentang kepastian partisipasi mereka di Piala Dunia 2026.
“Kami juga bicara soal situasi terkini di Iran dan fakta bahwa timnas Iran lolos ke Piala Dunia 2026. Dalam diskusi itu, Presiden Trump menekankan bahwa timnas Iran tentu saja disambut untuk berkompetisi di turnamen yang diadakan di Amerika Serikat,” kata Infantino.
Tapi situasi jadi makin rumit karena hubungan politik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel sedang tegang menyusul konflik militer belakangan ini.
Di sisi lain, pemerintah Iran juga memberikan sinyal keras. Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, bahkan menyebut negaranya mungkin tidak akan ikut serta di Piala Dunia 2026.
Menurut Donyamali, kondisi keamanan membuat pemain Iran tidak berada dalam situasi yang aman untuk tampil di turnamen tersebut.
“Kami tidak dalam kondisi yang membuat kami layak bertanding di Piala Dunia. Para pemain kami tidak aman dan kondisi untuk bisa berpartisipasi tidak terlihat,” kata Donyamali.
Situasi ini membuat kemungkinan absennya Iran dari Piala Dunia 2026 mulai dibicarakan serius. Kalau itu benar-benar terjadi, FIFA berpotensi menghadapi skenario langka: mengganti tim yang sudah lolos ke putaran final.