Makna Jersey Kelme Timnas Indonesia: Warisan 1999 hingga Corak Batik

Jumat, 13 Maret 2026 – 06:32 WIB

VIVA – PSSI bersama produsen pakaian olahraga Kelme resmi meluncurkan jersey baru Timnas Indonesia dalam acara bertajuk "Leave Your Mark" yang diadakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis malam 12 Maret 2026.

Seragam baru ini diperkenalkan dalam dua versi utama, yaitu home dan away. Setiap detail pada seragam dirancang untuk mewakili perjalanan panjang Timnas Indonesia di kancah sepak bola internasional.

Jersey kandang atau home mengambil inspirasi dari sejarah sepak bola nasional. Desainnya menghadirkan kembali identitas garis merah putih yang pernah menjadi simbol kebanggaan Timnas Indonesia di lapangan.

Konsep ini mengacu pada jersey legendaris Timnas Indonesia yang dipakai pada tahun 1999. Elemen klasik dari era itu dimasukkan kembali sebagai bentuk penghargaan kepada generasi awal pemain yang membangun pondasi sepak bola nasional.

Meski menonjolkan nuansa historis, konstruksi jersey tetap menggunakan pendekatan modern. Kelme memakai bahan kain jacquard dinamis yang diklaim ringan, memiliki sirkulasi udara bagus, dan mampu menyerap keringat dengan cepat.

Teknologi eco dye juga diterapkan pada proses pewarnaan. Teknologi ini dirancang agar warna merah ikonik pada jersey tetap kuat dan tidak mudah luntur meski dipakai dalam berbagai pertandingan atau dicuci berulang kali.

Sementara itu, jersey away menyajikan pendekatan visual yang berbeda dengan sentuhan budaya Indonesia. Desainnya mengambil inspirasi dari garis, titik, serta simbol khas batik.

Elemen ini dipadukan dengan tekstur piksel dan gradasi warna yang mencerminkan dinamika permainan sepak bola. Dengan pendekatan ini, jersey tandang tidak hanya berfungsi sebagai perlengkapan pertandingan, tetapi juga menjadi media visual yang membawa identitas budaya Indonesia ke panggung internasional.

MEMBACA  Tarif Pajak Daihatsu Xenia: Indonesia vs Malaysia, Mana yang Lebih Tinggi?

Material pada jersey tandang tetap menggunakan kain jacquard ringan yang dirancang untuk memberikan sirkulasi udara optimal dan fleksibilitas bagi pemain saat bertanding dengan intensitas tinggi.

Detail penyelesaian juga menjadi perhatian dalam proses produksi. Logo Kelme dipasang menggunakan teknologi high frequency welding yang meningkatkan ketahanan logo pada permukaan jersey.

Sementara itu, lambang Timnas Indonesia di bagian dada dibuat memakai silikon 3D sehingga tampil lebih menonjol sebagai simbol kebanggaan nasional.

Untuk kategori produk, jersey tersedia dalam dua versi utama. Player Issue, yang sama dengan yang dipakai pemain di lapangan, dibanderol Rp1.449.000, sedangkan Replica Issue dipasarkan dengan harga Rp749.000.

Tinggalkan komentar