Jumat, 13 Maret 2026 – 03:00 WIB
Jakarta, VIVA – Kasus dugaan penistaan agama terkait materi stand up comedy Mens Rea yang dibawakan komika Pandji Pragiwaksono, masih terus berlanjut.
Dalam proses pemeriksaan, penyidik menemukan bahwa tidak semua pertanyaan dijawab oleh Pandji. Hal itu dibenarkan oleh Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto. Dia mengatakan ada beberapa pertanyaan yang tidak dijawab Pandji saat diperiksa sebagai terlapor pada Jumat, 6 Februari 2026.
"Ada beberapa pertanyaan yang disampaikan yang tidak dijawab (oleh Pandji)," tuturnya, dikutip Jumat (13/3/2026).
Tapi, dia menegaskan sikap tidak menjawab pertanyaan tersebut merupakan hak Pandji sebagai terlapor dalam proses hukum. Menurut dia, hal tersebut tetap dicatat dalam berita acara pemeriksaan (BAP).
Lebih lanjut, Budi mengungkap satu pertanyaan yang tidak dijawab Pandji berkaitan dengan siapa penulis materi stand up comedy Mens Rea. "Iya betul (pertanyaan siapa penulis Mens Rea tak dijawab)," katanya.
Sebelumnya, sorotan publik terhadap pertunjukan stand up comedy Mens Rea akhirnya membawa Pandji Pragiwaksono ke Polda Metro Jaya. Pada Jumat (6/2), Pandji memenuhi panggilan penyidik untuk memberi klarifikasi atas pertunjukan yang menuai polemik setelah tayang di Netflix.
Pandji tiba tidak sendirian dan didampingi pegiat HAM Haris Azhar. Haris mengatakan kehadiran Pandji merupakan bentuk itikad baik untuk menjelaskan duduk perkara pertunjukan yang telah dilaporkan oleh sejumlah pihak. Total ada lima laporan kepolisian yang menjadi dasar pemanggilan Pandji.
Menurut Haris, klarifikasi ini akan menjadi ruang dialog antara Pandji dan penyidik untuk saling memahami substansi laporan. "Jadi, masih saling pengertian lah kira-kira. Kami ngobrol dahulu nanti sama polisi biar kita dengar masalahnya apa," kata Haris.