Rabu, 11 Maret 2026 – 17:24 WIB
Jakarta, VIVA – Kapten JKT48, Raden Rara Freyanasifa Jayawardana, telah melaporkan dugaan penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) Grok kepada Polres Metro Jakarta Selatan.
Laporan ini berkaitan dengan dugaan manipulasi foto yang kemudian disebarkan lewat beberapa akun media sosial. Informasi tentang laporan ini dibenarkan oleh Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Polisi Murodih. Dia menyebutkan bahwa laporan dari Freya sudah diterima oleh pihak kepolisian di awal bulan Februari lalu.
“Polres Jakarta Selatan sudah menerima laporan pada tanggal 5 Februari 2025 atas nama pelapor RRFJ (Freya),” kata Murodih kepada para wartawan, Rabu, 11 Maret 2026.
Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/519/II/2026/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA. Dalam lapornya, Freya mengadukan dugaan manipulasi data elektronik yang beredar di media sosial.
Murodih menjelaskan, perkara yang dilaporkan Freya terkait dengan dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) tentang manipulasi data melalui media elektronik.
“Perkaranya berhubungan dengan manipulasi data lewat media elektronik seperti yang dimaksud dalam Pasal 35 juncto Pasal 51 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE,” ujarnya.
Menurut dia, unggahan yang dilaporkan berasal dari sejumlah akun media sosial yang diduga memanfaatkan teknologi Grok dan Swap. Dalam unggahan itu, foto yang digunakan terlihat menampilkan sosok Freya dalam berbagai periode waktu antara tahun 2022 sampai 2025.
“Objek perkara yang dimaksud adalah postingan pelaku yang menggunakan akun @grok dan @swap sehingga seolah-olah orang yang ditampilkan dalam unggahan tersebut adalah pelapor atau korban,” tuturnya.
Saat ini, polisi masih melakukan proses penyelidikan atas laporan tersebut. Penyidik juga sudah menjadwalkan pemeriksaan lanjutan untuk mendalami dugaan penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan itu. Pemeriksaan terkait kasus ini dijadwalkan akan berlangsung pada Kamis, 12 Maret 2026.