Goldman Sachs Tawarkan Produk Dana Lindung Nilai untuk Perdagangan Singkat Pinjaman Perusahaan

Oleh: Saeed Azhar dan Manya Saini

NEW YORK, 9 Maret (Reuters) – Raksasa perbankan investasi Wall Street, Goldman Sachs, sedang menawarkan produk keuangan ke dana lindung nilai (hedge fund). Produk ini memungkinkan mereka untuk mengambil posisi jangka pendek atau panjang atas pinjaman perusahaan, kata seorang sumber yang tahu masalah ini.

Produk ini dikenal sebagai total return swap. Ini adalah kontrak derivatif yang memungkinkan investor untung dari perubahan nilai pasar pinjaman, ujar sumber tersebut.

Belum ada transaksi yang dilakukan dengan strategi ini sejauh ini, kata sumber itu.

Financial Times lebih dulu melaporkan berita ini. Mereka bilang bank Wall Street itu menawarkan transaksi kompleks ke klien. Transaksi ini akan memungkinkan mereka mendapat keuntungan dari penurunan lebih lanjut pinjaman kepada perusahaan-perusahaan perangkat lunak (software) yang sedang tertekan dalam beberapa bulan terakhir.

"Sebagai pembuat pasar, kami tentu terus terlibat dengan klien untuk memfasilitasi strategi perdagangan yang ingin mereka laksanakan. Ini terjadi setiap hari, di berbagai kelas aset, dalam setiap kondisi pasar," kata juru bicara Goldman Sachs melalui email.

Saham-saham perusahaan software telah anjlok tahun ini. Ini karena investor khawatir kemajuan pesat kecerdasan buatan (artificial intelligence) bisa mengganggu model bisnis tradisional.

Para pedagang takut agen AI yang mampu melakukan tugas rumit di berbagai aplikasi bisa mengikis pertumbuhan perusahaan-perusahaan software lawas (legacy).

Tidak ada transaksi utang besar yang didukung perusahaan software yang terjual di pasar primer sejak paket utang Oracle senilai $25 miliar pada 2 Februari lalu.

Transaksi-transaksi ini terpinggirkan karena investor kuatir kecerdasan buatan bisa menggantikan banyak produk dan jasa software yang diberikan perusahaan teknologi.

(Dilaporkan oleh Manya Saini di Bengaluru dan Saeed Azhar di New York; Disunting oleh Shilpi Majumdar dan Matthew Lewis)

MEMBACA  Analisis Mengatakan Intel (INTC) Memiliki 'Nilai Lebih Besar Daripada Yang Diketahui Oleh Siapapun'

Tinggalkan komentar