Utang Nasional Semakin Membengkak di Era Trump, Lalu Muncul Perang Senilai $1 Miliar Sehari dengan Iran

Sebelum meluncurkan serangan gabungan ke Iran bersama Israel, kondisi keuangan Amerika Serikat sudah tidak stabil. Utang negara mereka bertambah dengan sangat cepat.

Perang yang Menghabiskan $1 Miliar Sehari

Operasi Epic Fury menimbulkan tagihan militer yang sangat besar. Menurut sebuah lembaga pemikir di Washington DC, kampanye militer ini menghabiskan biaya sekitar $891,4 juta setiap harinya. Hanya dalam 100 jam pertama konflik, sudah $3,7 miliar terkonsumsi.

Biaya harian ini didorong oleh operasi udara dan laut yang besar. Operasi udara menghabiskan $30 juta per hari, sementara operasi laut menambah $15 juta lagi. Mempertahankan satu grup kapal induk aktif berbiaya $6 juta per hari.

Krisis utang yang sudah ada sebelumnya

Pengeluaran militer besar-besaran ini menumpuk di atas dasar keuangan yang sudah lemah. Utang pemerintah AS tumbuh dengan laju dua kali lipat dibandingkan sejak tahun 2000. Sekarang, pemerintah AS menghabiskan hampir $1 triliun per tahun hanya untuk membayar bunga utangnya saja.

Tekanan ini diperparah oleh penutupan sebagian pemerintahan yang sedang berlangsung. Lembaga pemeringkat kredit juga sudah menurunkan peringkat tertinggi AS. Ditambah lagi, saat ini terjadi guncangan minyak di ekonomi global.

Skenario 1: Guncangan jangka pendek

Dengan Selat Hormuz yang efektif tertutup, 30% konsumsi minyak dunia menghadapi gangguan. Dalam skenario optimis di mana konflik selesai dalam beberapa minggu, harga minyak diperkirakan sementara akan berkisar di $100 per barel.

Ini akan menjadi guncangan sementara, mendorong inflasi naik untuk beberapa bulan. Namun, The Fed kemungkinan akan menunda pemotongan suku bunga yang diharapkan.

Skenario yang lebih parah bisa membuat harga minyak melonjak ke $130 per barel. Jika harga minyak bertahan lama, hal ini bisa mengurangi pertumbuhan GDP AS riil sebesar 1,5%. Ini akan menjadi “guncangan ketidakpastian” yang besar, menghentikan investasi bisnis dan membuat rumah tangga mengurangi konsumsi. Dalam kondisi ini, The Fed mungkin dipaksa untuk memotong suku bunga dengan agresif.

MEMBACA  Australia meningkatkan belanja pertahanan sebesar $32 miliar sebagai respons terhadap peningkatan militer China.

Untuk cerita ini, jurnalis Fortune menggunakan AI generatif sebagai alat riset. Seorang editor memverifikasi keakuratan informasinya sebelum publikasi.

Tinggalkan komentar