Kegemparan di Barcelona: Presiden Ungkap Alasan Lionel Messi Tak Kembali

Selasa, 10 Maret 2026 – 19:20 WIB

Presiden FC Barcelona, Joan Laporta, akhirnya berbicara tentang polemik gagalnya kepulangan Lionel Messi ke Camp Nou pada tahun 2023. Dia juga membela penasihat klub, Alejandro Echevarria, yang ikut jadi sorotan dalam kontroversi ini.

Sebelumnya, mantan pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, menyatakan bahwa Laporta-lah yang menggagalkan rencana Messi untuk kembali setelah meninggalkan Paris Saint-Germain.

Tapi Laporta membantah keras tuduhan itu. Dalam debat pemilihan presiden klub bersama rivalnya, Victor Font, ia mengatakan pernyataan Xavi itu karena rasa kecewa sebab prestasinya sekarang kalah dengan pelatih baru Barcelona, Hansi Flick.

Laporta lalu menjelaskan kronologi yang menurutnya jadi penyebab Messi akhirnya tidak kembali ke Barcelona.

“Saya bahkan sudah siapkan draft kontrak untuk Messi. Dia datang ke rumah saya, lalu bilang bahwa mereka sudah putuskan akan lebih baik pindah ke Miami. Setelah itu semuanya beres,” kata Laporta ke Cadena Cope.

Menurut Laporta, membahas isu itu sekarang cuma akan buat suasana jadi keruh menjelang pemilihan presiden klub.

Selama ini Messi memang jarang bahas detail kegagalan transfer itu. Dia hanya pernah bilang bahwa Barcelona harus jual beberapa pemain dulu agar kesepakatan bisa terjadi.

Presiden La Liga, Javier Tebas, bahkan pernah nyatakan bahwa liga tidak bisa setujui kepulangan Messi karena masalah batas gaji.

“Kami sebenarnya hampir penuhi aturan financial fair play. Kontrak sudah kami kirim ke Jorge (Messi), dan sambil nunggu jawabannya, Mei pun tiba. Di akhir bulan dia kasih tahu bahwa mereka pilih Inter Miami. Di situlah semuanya berakhir,” jelas Laporta.

Dia juga tegaskan tidak khawatir jika Messi atau ayahnya suatu saat nanti ceritakan kisah sebenarnya.

MEMBACA  BNPB Memperingatkan Risiko Kebakaran Hutan Tinggi di Sumatera, Jawa

“Saya tidak takut kalau Messi atau Jorge bicara. Saya yakin mereka akan ceritakan hal yang sama. Kami selalu saling paham.”

Selain soal Messi, wawancara Xavi juga singgung pengaruh besar Alejandro Echevarria di balik layar klub.

Echevarria sendiri pernah jadi bagian dari direksi Barcelona pada periode pertama Laporta, sebelum mundur tahun 2005 setelah diketahui terkait dengan organisasi pendukung diktator Spanyol, Francisco Franco.

Kini dia kembali bantu Barcelona, meski tanpa jabatan resmi. Laporta bela sosok tersebut dan sebut dia sebagai salah satu orang paling bisa dipercaya di lingkaran dekatnya.

Halaman Selanjutnya

Tinggalkan komentar