Untuk Capai US$200 per Barel, Lanjutkan Permainan Ini!

Senin, 9 Maret 2026 – 09:36 WIB

VIVA – Harga minyak dunia naik drastis sampai lewat US$100 per barel buat pertama kali sejak 2022. Ini karena efek perang AS-Israel dengan Iran yang terus mengurangi persedian minyak sampai 20 juta barel per hari.

Akhir pekan yang penuh eskalasi di Timur Tengah sudah meningkatkan kekhawatiran bakal ada krisis pasokan yang lama. Ini mendorong harga minyak ke level tertinggi dalam empat tahun dan memicu aksi jual besar-besaran di pasar saham.

Setidaknya lima lokasi energi di dalam dan sekitar Teheran kena serangan, yang memicu laporan tentang pemandangan seperti “kiamat” di ibu kota Iran. Perusahaan minyak nasional Kuwait juga umumkan pengurangan produksi sebagai langkah pencegahan, sementara Iran melakukan serangan balasan.

Selat Hormuz – salah satu jalur dagang paling penting di dunia, yang biasanya dilalui sekitar seperlima dari kapal tanker minyak dan gas global – pada dasarnya udah ditutup selama seminggu.

Minyak mentah Brent, patokan internasional, melonjak 16,6% jadi US$108,10 per barel saat perdagangan minggu baru dimulai di pasar Asia Pasifik. Ini pertama kalinya harga melonjak di atas ambang psikologis penting ini sejak invasi Rusia ke Ukraina.

Harga patokan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS juga naik tajam, naik 19,6% jadi $108,72 per barel.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bilang kenaikan harga minyak yang luar biasa ini adalah “harga yang sangat kecil untuk dibayar demi Keamanan dan Perdamaian AS dan Dunia,” kata Trump di media sosialnya, Minggu. Dia bilang ini cuma konsekuensi “jangka pendek” dari perang AS-Israel terhadap Iran.

Dia pastikan harga “akan turun cepat begitu ancaman nuklir Iran dihancurkan,” klaim presiden AS di media sosial itu.

MEMBACA  Pemerintah membuka Sekolah Rakyat untuk memutus rantai kemiskinan: Menteri

Rezim Iran peringatkan bahwa serangan AS-Israel berisiko mendorong harga lebih tinggi lagi. “Kalau Anda bisa terima harga minyak lebih dari $200 per barel, lanjutkan saja permainan ini,” kata seorang juru bicara Garda Revolusi Iran (IRGC) setelah serangan akhir pekan lalu.

Indeks Nikkei 225 Jepang turun 6,3% di Tokyo pada perdagangan awal Senin, tanda awal minggu yang bergejolak buat pasar saham global. Indeks Kospi Korea Selatan juga merosot 5,9%. Indeks ASX 200 Australia turun 3,9% di Sydney. Data perdagangan pra-pasar tunjukkan Wall Street diperkirakan akan dibuka lebih rendah.

AS Mau Ambil Alih Kendali Situs Nuklir Iran

Amerika Serikat (AS) sedang pertimbangkan untuk ambil alih sementara kendali atas beberapa fasilitas nuklir di Iran atau hancurkan lewat operasi darat.

VIVA.co.id

9 Maret 2026

Tinggalkan komentar