Waktu emas (GC=F) naik sampai $5,300 menarik perhatian investor di tahun 2025 dan 2026, perak (SI=F) yang melonjak melewati $90 per ons malah lebih jadi berita utama.
Ada alasan jelas untuk kenaikan ini. Perak sekarang ada di tengah ekonomi hijau. Panel surya ber-efisiensi tinggi pakai banyak perak, dan mobil listrik butuh sekitar dua kali lebih banyak perak daripada mobil biasa.
Dan kekhawatiran tentang tarif dagang setelah Trump kembali ke Gedung Putih terus mendorong minat pada logam mulia. Ini karena investor cari aset lain yang stabil untuk lindungi diri dari inflasi dan dolar yang melemah.
Kalau kamu beli perak di harga $20, kamu dapat untung yang besar. Dalam satu tahun saja, perak naik 180%. Kalau kamu beli tahun 2006, untungnya lebih dari 790%.
Berita buruknya? IRS tidak anggap perakmu seperti saham teknologi. Kalau tidak rencanakan dari awal, kamu bisa bayar sampai 28% — atau lebih — dari untungmu. Ini yang perlu kamu tau.
Baca juga: Kenapa perak lebih baik dari emas? Ini yang perlu diketahui sebelum investasi.
Ya. Perak adalah aset modal, jadi waktu kamu jual lebih mahal dari harga beli, keuntungannya kena pajak dan dilaporkan di Jadwal D formulir pajak federal.
Banyak investor kira pegang perak lebih dari setahun dapat tarif pajak jangka panjang yang sama seperti saham (0%, 15% atau 20%).
Spoiler: Tidak.
IRS kategorikan logam mulia fisik — termasuk batangan, koin — sebagai barang koleksi. Kategori ini ubah perhitungan pajak secara besar.
Kalau pegang perak satu tahun atau kurang, untungmu dikenai pajak sebagai penghasilan biasa. Tergantung tingkat pajakmu, ini bisa setinggi 37%.
Kalau pegang perak lebih dari satu tahun, untungmu dikenai pajak dengan tarif penghasilan biasa — tapi tidak lebih dari 28%.
Contohnya dalam kehidupan nyata:
Kalau kamu di tingkat pajak 10%, 12%, 22% atau 24%, untung perakmu dikenai tarif yang sama.
Kalau kamu di tingkat pajak 32%, 35% atau 37%, kamu dibatasi maksimal 28%.
Jadi kalau kamu pekerja berpenghasilan menengah yang biasa bayar 15% untuk untung saham, perak bisa lebih mahal pajaknya, mungkin 22% atau 24%, tergantung pendapatan kotor disesuaikanmu.
Kalau kamu di tingkat pajak tertinggi, batas 28% sebenarnya diskon dibanding 35% atau 37% — tapi tetap lebih tinggi dari tarif maksimum 20% untuk keuntungan saham jangka panjang.
Perbedaan ini cepat terasa kalau keuntunganmu mencapai puluhan atau ratusan ribu dolar.
Baca juga: Volatilitas harga perak: Yang perlu diketahui dan cara investasi
Beberapa investor lewati batangan fisik dan pilih beli reksa dana ETF seperti iShares Silver Trust (SLV) atau abrdn Physical Silver Shares ETF (SIVR).
ETF ini diperdagangkan seperti saham. Rasanya juga seperti saham. Tapi untuk pajak, kebanyakan ETF perak fisik diatur sebagai *grantor trust*. IRS anggap seperti kamu pemilik logam mulianya langsung.
Artinya, kamu tetap kena tarif koleksi 28% untuk keuntungan jangka panjang. Jadi jangan kira beli ticker otomatis dapat perlakuan pajak seperti saham.
Kalau kamu jual saham ETF perak lewat akun broker, brokermu akan beri Formulir 1099-B, sama seperti saham atau ETF lain. Penjualan ini biasanya dilaporkan otomatis ke IRS, tapi dasar biaya mungkin tidak dilacak untukmu.
Kalau mau tarif pajak keuntungan jangka panjang standar (0%, 15% atau 20%), kamu butuh eksposur ekuitas, bukan eksposur batangan, di perusahaan pertambangan seperti:
- Pan American Silver (PAAS)
- Wheaton Precious Metals (WPM)
- First Majestic Silver (AG)
Waktu kamu jual saham perusahaan ini, kamu jual saham bisnis, bukan barang koleksi. Pajakmu lebih efisien. Tapi kamu ambil risiko perusahaan, walaupun harga perak naik.
“Junk silver” — alias koin AS dime, quarter, dan setengah dolar sebelum 1965 yang mengandung 90% perak — punya penggemar fanatik.
Karena ini alat pembayaran resmi, beberapa investor kira bebas pajak keuntungan modal. Itu tidak benar, walaupun pajak biasanya baru berlaku untuk penjualan $1.000 atau lebih.
Kalau kamu beli koin perak 90% senilai $1.000 dengan harga $15.000 dan jual seharga $60.000, keuntungan $45.000 itu kena pajak.
Baca juga: Alternatif emas? Cara investasi di perak, platinum, dan palladium
Ada mitos kalau perak “tidak terlihat” oleh pemerintah. Walau lebih privat daripada rekening bank, ada pemicu spesifik yang memaksa dealer melaporkan penjualanmu.
Kalau kamu jual 1.000 troy ons batangan atau koin perak dalam satu transaksi, dealer harus laporkan Formulir 1099-B.
Perlu dicatat, banyak koin populer — termasuk American Silver Eagle — tidak otomatis memicu pelaporan Form 1099-B, berapa pun jumlah yang kamu jual.
Itu tidak membuat keuntungannya bebas pajak. Itu cuma berarti dealer tidak melaporkan transaksi atas namamu ke IRS. Kamu tetap bertanggung jawab secara hukum untuk melaporkan dan membayar pajak keuntungan modal yang harus dibayar.
Untuk koin perak 90%, pemicunya adalah nilai nominal $1.000 atau lebih dalam satu penjualan.
Transaksi tunai apa pun yang melibatkan perak melebihi $10.000 mengharuskan dealer mengajukan Formulir 8300 ke IRS.
Mencoba membagi penjualan perak besar menjadi beberapa transaksi tunai kecil untuk menghindari ambang batas pelaporan — taktik yang disebut *structuring* — itu berisiko. Dealer dan lembaga keuangan wajib memantau aktivitas mencurigakan, dan beberapa transaksi yang dirancang untuk menghindari pelaporan dapat memicu pemeriksaan dan potensi denda.
Tapi, cek pribadi, transfer bank, kartu kredit atau debit, PayPal, dan pembayaran ACH tidak dianggap tunai untuk pelaporan dan umumnya tidak memicu persyaratan ini.
Kamu tidak bisa hindari pajak secara legal. Tapi kamu bisa atur kepemilikanmu untuk mengurangi atau menunda pajak.
Kamu mungkin pernah lihat iklan untuk perak atau IRA emas. Itu sebenarnya cuma istilah pemasaran untuk IRA yang diatur sendiri.
IRA tradisional di broker besar biasanya tidak izinkan kamu punya batangan fisik. Kalau mau simpan batangan atau koin perak asli di akun pensiun, kamu butuh IRA yang diatur sendiri dengan kustodian khusus.
Mengatur kepemilikan seperti ini adalah salah satu strategi legal paling efektif untuk menunda — atau berpotensi menghilangkan — pajak koleksi 28%.
Ada dua pilihan akun:
- IRA yang diatur sendiri (tradisional): Perakmu tumbuh dengan pajak ditunda. Kamu bayar pajak penghasilan biasa waktu ambil uang saat pensiun.
- IRA yang diatur sendiri (Roth): Kamu setor dengan uang setelah pajak. Keuntungan tumbuh bebas pajak, dan penarikan yang memenuhi syarat saat pensiun 100% bebas pajak.
Kalau perak naik signifikan selama puluhan tahun, menyimpannya di IRA Roth bisa hapus pajak keuntungan modal sepenuhnya.
Tapi, ada persyaratan kepatuhan, termasuk logam harus disimpan di depositori yang disetujui IRS. Tidak boleh disimpan di rumah.
Karena perak adalah aset modal, keuntungannya bisa diimbangi oleh kerugian di area lain lewat proses yang disebut *tax-loss harvesting*.
Kalau kamu punya saham atau crypto yang performanya buruk di portofoliomu, menjualnya bisa hemat uang untuk tagihan pajakmu.
Contoh:
- Keuntungan dari jual perak: $100.000
- Kerugian dari jual saham: $30.000
- Keuntungan kena pajak setelah diimbangi: $70.000
Dengan “memanen” kerugian itu, kamu secara efektif lindungi $30.000 dari untung perakmu dari pajak koleksi 28%.
Keuntungan kena pajakmu tidak berdasarkan harga spot saja. Dasar biayamu termasuk harga beli plus biaya akuisisi dan penjualan.
Kamu bisa masukkan ini dalam perhitungan untuk turunkan keuntungan kena pajak:
- Premi dealer
- Biaya pengiriman
- Biaya safe-deposit box
- Biaya penilaian
Setiap pengeluaran sah yang terkait akuisisi atau pegang perak bisa tingkatkan dasar biaya dan kurangi keuntungan kena pajak.
Pastikan simpan struk dan catat semuanya. Catatan yang berantakan bisa bikin tagihan pajak lebih besar.
Aturan *wash sale* larang investor jual sekuritas rugi lalu langsung beli lagi untuk klaim pengurangan pajak. Aturan ini khusus berlaku untuk sekuritas seperti saham dan ETF.
Batangan fisik tidak didefinisikan sebagai sekuritas menurut hukum pajak sekarang (ini barang koleksi), jadi banyak profesional pajak percaya aturan *wash sale* tidak berlaku untuk kepemilikan langsung batangan atau koin perak.
Secara teori, artinya kamu bisa jual perak fisik rugi untuk dapat pengurangan pajak, lalu beli lagi dalam 30 hari ke depan. Tapi aturannya rumit dan agak kabur, jadi bijaksana untuk konsultasi dengan profesional pajak sebelum coba strategi ini.
Apa emas dan perak dikenai pajak dengan cara sama?
Ya. Kedua jenis logam mulia dikategorikan sebagai barang koleksi dan dikenai tarif pajak keuntungan modal jangka panjang maksimum 28%. Ambang batas pelaporan beda berdasarkan jenis logam dan produk, tapi struktur pajaknya mirip.
Apa pegang perak lebih dari setahun tetap bermanfaat?
Ya, tapi cuma untuk hindari tarif penghasilan biasa jangka pendek. Keuntungan jangka panjang tetap masuk aturan barang koleksi.
Apa ada cara bayar kurang dari 28% untuk perak?
Di broker kena pajak atau kepemilikan fisik, tidak ada. Kamu cuma bisa tunda atau hapus pajak masa depan dengan menyimpan perak di akun pensiun, seperti IRA Roth yang diatur sendiri, dan ikuti aturan penarikan.
Untuk ETF perak, kamu tidak butuh IRA yang diatur sendiri. IRA Roth standar di perusahaan broker biasa sudah cukup.
Apa negara bagian juga pajak perak?
Ya. Banyak negara bagian pajak keuntungan perak sebagai penghasilan biasa, tanpa batas khusus 28% seperti tarif koleksi federal.
Di sisi pembelian, beberapa negara bagian bebaskan batangan investasi dari pajak penjualan — tapi hanya kalau kamu penuhi ambang batas minimum, seringnya $1.000 atau lebih. Beli di bawah itu, dan kamu mungkin harus bayar pajak penjualan penuh. Kalau beli dari dealer luar negara bagian, kamu mungkin juga harus bayar pajak penggunaan. Aturan beda tiap negara bagian dan jenis produk.
Apa software pajak otomatis kenali ETF perak?
Tidak — software pajak biasanya tidak otomatis kenali ETF perak dari ticker simbolnya dan terapkan tarif koleksi 28% secara otomatis.
Kalau kamu impor 1099-B ke software pajak dan lanjutkan tanpa tinjau detailnya, programnya mungkin pakai tarif keuntungan modal jangka panjang standar.
Biasanya begini cara kerjanya:
- Kamu impor Formulir 1099-B dari brokermu.
- Transaksinya muncul bersama penjualan ETF dan saham lainmu.
- Kamu perlu tinjau entri dan periksa apakah ini diklasifikasikan sebagai barang koleksi. Kamu juga mungkin perlu input dasar biayamu.
Kebanyakan program punya prompt atau menu tarik-turun yang tanya apakah penjualan melibatkan barang koleksi. Kalau iya, kamu harus pilih opsi itu agar lembar kerja tarif maksimum 28% yang benar diterapkan.
Kalau ETF perak disimpan di dalam IRA, semua ini tidak berlaku. Aturan koleksi hanya penting di akun broker yang kena pajak.