Jakarta (ANTARA) – Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyerukan semua pemangku kepentingan untuk memperkuat upaya pemilahan sampah. Tujuannya agar bahan organik tidak berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA). Menurutnya, pemilahan adalah langkah krusial dalam pengelolaan sampah yang efektif.
“Kami mendorong pemilahan sampah. Contohnya, layanan sampah yang dikelola mandiri harus menolak mengangkut sampah yang tidak dipilah. Kita butuh sinergi, bukan saling menyalahkan,” ujarnya dalam sebuah pernyataan.
Dalam kunjungannya ke Badung, Bali pada Kamis, dia mencatat bahwa TPA Suwung di Denpasar tercemar berat.
Menteri mengatakan, menutup lokasi itu tanpa rencana tindak lanjut bisa memicu ketegangan sosial. Karena itu, TPA tersebut saat ini masih menerima sampah organik dan anorganik.
Namun, dia menekankan bahwa TPA Suwung hanya akan menerima sampah organik hingga akhir Maret 2026. Mulai April, Kementerian Lingkungan Hidup berencana memantau lokasi tersebut dengan ketat untuk memastikan tidak ada lagi sampah organik yang masuk.
Kementerian sebelumnya telah menetapkan target untuk secara resmi menutup TPA Suwung dan mengakhiri praktik pembuangan terbuka pada Maret 2026.
Khusus untuk Kabupaten Badung, dia menyatakan kementerian akan menyediakan mesin penghancur kayu dan insinerator untuk mengolah dan membuang limbah kayu.
Untuk mengatasi masalah sampah nasional, pemerintah Indonesia telah menyiapkan beberapa inisiatif, termasuk rencana pembangunan 34 pembangkit listrik tenaga sampah tahun ini.
Pemerintah juga merencanakan untuk menerapkan teknologi pengolahan skala mikro yang dikembangkan universitas dalam negeri ke desa-desa. Dengan begitu, sampah dapat dikelola di tingkat paling lokal.
Menurut data sementara dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian LHK, timbulan sampah mencapai 25,14 juta ton pada 2025. Data ini berdasarkan laporan dari hanya 249 kabupaten/kota dari total 514 di Indonesia.
Dari jumlah total tersebut, sampah yang telah terkelola baru mencapai 34,27 persen.
Berita terkait: Bali diizinkan buka kembali insinerator untuk limbah kayu
Berita terkait: Menteri dorong kebiasaan kelola sampah di tingkat keluarga
Berita terkait: Pendekatan holistik diperlukan atasi krisis sampah Indonesia: menteri
Penerjemah: Prisca Triferna, Raka Adji
Editor: M Razi Rahman
Hak Cipta © ANTARA 2026